Menang Pemilu, Erdogan Janji Teruskan Operasi Militer ke Suriah

ANKARA, SERUJI.CO.ID – Turki akan meneruskan operasi militer untuk membebaskan Suriah agar pengungsi dari negara dilanda perang tujuh tahun itu bisa kembali, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam pidato kemenangan pemilihan presiden pada Senin (25/6).

Di depan pendukungnya dari balkon kantor pusat partai AKP di Ankara seusai pemilihan presiden dan anggota parlemen, Erdogan menegaskan bahwa Turki akan semakin tegas menindak berbagai organisasi teroris.

Lebih dari 3,5 juta pengungsi Suriah, yang melarikan diri dari perang di negaranya, tinggal di Turki. Kehadiran mereka menjadi perdebatan panas dalam pemilihan umum itu dan beberapa orang menganggap pengungsi sebagai beban ekonomi dan mengancam ketersediaan lapangan kerja.

Namun, upaya mengamankan wilayah luas di Suriah demi membantu pemulangan tiga juta lebih pengungsi akan menjadi tantangan besar bagi pemerintahan baru Turki. Selain itu, Turki juga harus berhadapan dengan kekuatan lain, yang dominan di Suriah, termasuk Iran dan Rusia.

Masalah pengungsi mulai hangat setelah kekerasan interkomunal antara warga Turki lokal dengan pengungsi Suriah naik tiga kali lipat pada semester kedua tahun lalu.

Baca juga: Pemimpin Dunia Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Erdogan

Di sejumlah kota besar kehadiran pengungsi menjadi penyebab rivalitas etnis, ketimpangan ekonomi dan kekerasan urban, demikian laporan dari lembaga International Crisis Group pada Januari lalu.

Baca juga: Pemilu Turki Berikan Pelajaran Demokrasi pada Dunia

Turki membuka perbatasan bagi pendatang dari Suriah saat perang mulai terjadi pada 2011. Namun, sejak saat itu mereka berbalik sikap dengan membangun pagar di perbatasan sepanjang 911 kilometer. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.