Marchingband Tahfizh Daarul Qur’an Raih Juara, Indonesia Raya Berkumandang di London

LONDON, SERUJI.CO.ID – Marchingband pesantren tahfizh Daarul Qur’an yang mengikuti ajang Winter Guard International (WGI) United Kingdom keluar sebagai juara ketiga dan lagu Indonesia Raya bergema dalam lomba yang digelar di Basildon Sporting Village, Essex, London, Inggris, Sabtu (11/5).

“Alhamdulillah kami keluar sebagai juara tiga. Bangga bisa membawa bendera merah putih dan lagu Indonesia Raya digelorakan dengan berdiri oleh semua hadirin,” ujar Ketua Yayasan Daarul Qur’an Indonesia Ahmad Jameel di London, Sabtu (11/5).

Marchingband pesantren tahfizh Daarul Qur’an yang beranggotakan 20 personel dipimpin langsung Ketua Daarul Qur’an, Ustadz Ahmad Jameel, dan tampil dengan tema “Army of Birds” –yang mengisahkan pembangunan Ka’bah.

“Persiapan sendiri telah dilakukan selama dua bulan dengan berlatih intens sebelum keberangkatan,” ujar ustad Ahmad Jameel.

Dikatakannya, selain Indonesia juga ikut lomba kontingen dari Wales, Skotlandia dan Inggris. Dewan juri berasal dari WGI World Committee berpusat di Amerika Serikat.

Sebelumnya Ustadz Ahmad Jameel mohon doa dari rekan-rekan yang ada di tanah air, untuk keberhasilan anak-anak.

“Semoga mereka mendapat hasil yang terbaik di ajang ini yang kebetulan juga diadakan di bulan terbaik, bulan ramadan” ujar Ustadz Ahmad Jameel.

Jameel menceritakan para santri selain bertanding menghadapi kontingen lain juga bertanding dengan kondisi puasa yang panjang, dimana waktu puasa saat ini di London berkisar hingga 19 jam.

“Alhamdulillah Anak-anak siap dan hingga saat ini tidak ada kendala dalam kesehatan. Semua siap tampil” ujarnya.

MB Daarul Qur’an yang didirikan pada tahun 2012, telah mengikuti sejumlah ajang internasional seperti di Malaysia, Thailand, China, Jepang dan lainnya. Selain itu juga kerap mengikuti sejumlah lomba di dalam negeri.

Marchingband pesantren tahfizh Daarul Qur’an beranggotakan 20 personel; Mereka adalah Akmalkhan Athalah Suhara (16), Syfa Albahar (13), Muhammad Rizky (16), Heffandri Amali (18), Muhammad Fathurrahman (17), Abiyyu Nabil Purnomo (16), Raffy Abipraya (12), Reza Fitriansyah (17), Enricko Bimo Santosa ( 12), Imam Syaukani (16), M Iqbal Nur (12), Tubagus Airlangga (12), Gian Rahimun (12), Raihan Diaz Mahendra (12), Sami Ar Razi (12), Febryan, Muhammad Thariq (19), Rifky Parm (18), Theodore Rosevelt (17).

Pada peserta Marchingband pesantren tahfizh Daarul Qur’an diundang Dubes Indonesia di London Rizal Sukma, yang memberikan penghargaan yang sangat mendalam dan mengucapkan selamat kepada santri Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an yang mengharumkan nama bangsa lewat Marching Band.

Dubes minta maaf karena belum bisa hadir dan menyaksikan saat acara karena sedang mempersiapkan acara buka bersama WNI di Wisma Nusantara, kediaman Dubes, demikian Ahmad Jameel.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

Politisi Kampungan

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy