Mantan Ketua Parlemen Catalonia Terancam Dipenjara


MADRID, SERUJI.CO.ID –  Kejaksaan Spanyol pada Kamis (9/11) waktu setempat meminta hakim untuk memenjarakan mantan ketua parlemen Catalonia, Carme Forcadell, yang mengizinkan wilayah itu menyatakan kemerdekaan, kata seorang sumber pengadilan.

Sementara itu, penyelidikan masih berlanjut terkait dakwaan pemberontakan dan penghasutan yang dikenakan terhadap Forcadell.

Kejaksaan meminta agar tiga anggota parlemen yang dipanggil menghadap Mahkamah Agung juga dijebloskan ke penjara dan dua lainnya dibebaskan dengan beberapa syarat, kata sumber tersebut yang membenarkan laporan surat kabar El Pais.

Juru bicara pengadilan menolak untuk memberikan pernyataan.

Jika permintaan itu dikabulkan hakim Forcadell akan bergabung dengan delapan mantan anggota pemerintahan Catalonia dan para pemimpin dua kelompok akar rumput prokemerdekaan. Mereka saat ini menjalani penahanan sambil menunggu persidangan atas peranan utama mereka dalam pernyataan kemerdekaan Catalonia.

Pada Kamis, Hakim Pengadilan Tinggi Carmen Lamela menolak permohonan para pengacara mereka agar klien mereka dibebaskan, ungkap seorang juru bicara.

Seperti dikutip beberapa sumber pengadilan, Forcadell sebelumnya mengatakan kepada Mahkamah Agung bahwa pernyataan kemerdekaan pada 27 Oktober itu tidak mengikat secara hukum.

Upaya Catalonia untuk mendapatkan kemerdekaan telah memecah belah Spanyol dan menyeret negara itu ke dalam krisis politik terburuk sejak kembalinya demokrasi empat puluh tahun lalu. Upaya memerdekakan diri itu juga telah membakar sentimen anti-Spanyol di Catalonia.

Sementara itu, Catalonia juga sedang menghadapi perpecahan dalam gerakan prokemerdekaan.

Pada Selasa, partai PDeCAT pimpinan presiden Catalonia yang dipecat, Carles Puigdemont, gagal menyepakati tiket menuju pemilihan umum dengan partai lain yang ingin memisahkan diri.

Keadaan itu membuat pihak prokemerdekaan sulit untuk menjalankan kekuasaan di Catalonia setelah pemilihan berlangsung dan mendorong upaya untuk memisahkan wilayah itu dari Spanyol.

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy telah mengumumkan bahwa pemilihan umum akan dilangsungkan di Catalonia setelah wilayah tersebut menyatakan kemerdekaan. Rajoy juga telah membubarkan parlemen Catalonia serta memecat pemerintahan pimpinan Puigdemont.

Forcadell pada saat itu menggambarkan tindakan Rajoy sebagai “kudeta” dan “serangan terhadap demokrasi”. (Reuters/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

close