Kendaraan Tabrak Kerumunan Jamaah Pulang Tarawih di London

2
269
london, finsbury park
Lokasi insiden kendaraan tabrak kerumunan jamaah pulang salat Tarawih di London Utara (Foto: Thomas Van Hulle/Social Media via REUTERS)

LONDON – Insiden mobil van menabrak para pejalan kaki terjadi di luar Masjid Finsbury Park, di Seven Sisters Road, London bagian utara, Inggris. Dewan Muslim Inggris menyebut kendaraan itu dengan sengaja menabrak para jemaah yang baru pulang salat Tarawih.

“Kami telah diberitahu bahwa sebuah van telah menabrak para jemaah yang baru meninggalkan Masjid Finsbury Park. Doa kami bersama para korban,” demikian pernyataan Dewan Muslim Inggris (MCB), seperti dilansir AFP dan Reuters, Senin (19/6).

Ketua MCB Harun Khan menuturkan via Twitter bahwa mobil van itu ‘dengan sengaja’ menabrak orang-orang yang baru pulang salat Tarawih selama bulan suci Ramadan.

Masjid Finsbury Park yang terletak dekat Seven Sisters Road itu diketahui pernah menjadi masjid tokoh Islam Abu Hamza. Dia sempat menjadi imam masjid itu pada tahun 1997. Namun masjid itu berubah drastis di bawah manajemen baru.

Beberapa saksi mata, seperti dikutip The Independent, menyebut kendaraan itu sengaja menabrak para jemaah yang baru keluar dari masjid sesaat setelah tengah malam. Salah satu saksi mata menuturkan kepada radio LBC bahwa banyak jamaah masjid itu yang mampir minum kopi di kafe setempat yang menjadi lokasi insiden.

“Secara perlahan dan dengan sengaja menabrak kerumunan kafe di luar sebuah masjid,” tutur salah satu saksi mata kepada radio lokal LBC, seperti dilansir media Australia, news.com.au, Senin (19/6)

Belum diketahui pasti jumlah korban luka dalam insiden ini. Laporan awal menyebut ada 10 orang yang ditabrak langsung kendaraan itu. Sedangkan seorang saksi mata menuturkan kepada BBC TV bahwa sedikitnya 3 orang mengalami luka serius akibat insiden ini.

Pihak Kepolisian Metropolitan London telah menyebut ada korban dalam insiden yang terjadi Senin (19/6) dini hari waktu London. Namun mereka tidak menyebut pasti jumlah korban.

Kepolisian Metropolitan London menyebut insiden ini sebagai ‘insiden besar’. Satu orang telah ditangkap terkait insiden ini. Namun identitas orang yang ditangkap polisi ini belum dirilis ke publik.

“Ada satu orang yang ditangkap. Penyelidikan masih berlanjut. Lebih banyak informasi akan dirilis setelah terkonfirmasi,” sebut Kepolisian Metropolitan London dalam keterangannya, seperti dilansir Sky News, Senin (19/6). (IwanY)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU