Kelas Pendidikan Islam Dibuka di Split, Kroasia

Mufti Aziz Hasanovic

SPLIT – Sebuah kelas untuk pendidikan agama Islam, yang peralatan secara finansial dibantu pemerintah kota, dibuka di kota pesisir Split di Kroasia. Demikian dikabarkan kantor berita AhlulBayt, Sabtu (25/2).

Dalam upacara pembukaan kelas pada Jumat itu, hadir antara lain ketua komunitas Islam di Kroasia, Mufti Aziz Hasanovic. Dalam sambutannya, Hasanovic mengatakan kunci untuk mencegah ekstrimisme dan radikalisme adalah pendidikan.

“Kami bangga mengatakan bahwa kita di Kroasia tidak memiliki orang yang berangkat ke medan perang asing, dan bahwa kita tidak memiliki masalah. Semua berkat tempat-tempat belajar seperti ini, di mana anak-anak diajarkan nilai-nilai iman yang sebenarnya,” kata Hasanovic.

Mengomentari hubungan antara lembaga negara Kroasia dan masyarakat Islam, Hasanovic mengatakan itu hubungan terbaik yang ditata peraturan. Tidak hanya untuk skala Eropa tetapi pada skala global.

Kepala Komunitas Majlis Islam Split, Vahid Hadzic, membeberkan kota Split memiliki komunitas sekitar 1.000 muslim Bosnia, ada sekitar 2.300 muslim Bosnia di Kabupaten Split, dan 103 anak-anak menghadiri kelas agama Islam.

“Anak-anak akan menghadiri kelas agama di kelas baru. Ini sangat penting bagi kami. Menurut peraturan, anak-anak lain boleh menghadiri kelas agama Islam di sekolah-sekolah di mana setidaknya ada tujuh anak-anak Muslim,” kata Hadzic.

Split adalah kota terbesar kedua di Kroasia, setelah ibukota Zagreb. Kroasia terletak di sisi tenggara Eropa. Negara ini terbentuk dari pecahan Yugoslavia akibat perang saudara 1990-an. Korasia memerdekakan diri pada 1991, beriringan dengan merdekanya Slovenia, Bosnia-Herzegovina, dan Makedonia, serta Serbia dan Montenegro yang melanjutkan Yugoslavia. Etnik Bosnia umumnya Muslim. Selain tinggal di Bosnia-Herzegovina, etnik ini juga menyebar di beberapa daerah lain bekas Yugoslavia.

EDITOR: Omar Ballaz

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.