Kapan Athena Punya Masjid Resmi Lagi?

ATHENA – Yunani dikenal sebagai sumber peradaban kuno. Namun, runtuhnya Imperium Bizantium pada 1453 membuat seluruh negeri ini di bawah pemerintahan Ottoman. Lewat revolusi 1821, Yunani mencoba memerdekakan diri. Seiring berakhirnya pemerintahan Ottoman, terkikis pula masjid-masjid di Yunani.

Sejak disingkirkannya pemerintahan Utsmani pada 1833, kaum Muslim di ibukota Athena beribadah di tempat-tempat pribadi. Jika di luar rumah, kaum Muslim sholat di tempat-tempat darurat, di ruang bawah tanah, atau di gudang, agar terhindar dari penyerang rasis.

Kini, Islam kembali diperhitungkan. Selain ada setengah juta Muslim, seperti dikabar Islamic News Daily 16 Februari 2017, ibukota Athena akan memiliki masjid resmi lagi.

Tahun lalu, Wakil Menlu Ioannis Amanantidis di depan parlemen mengatakan Athena satu-satunya ibukota di Eropa yang kekurangan ruang bagi agama. Mei 2016, Perdana Menteri Alexis Tsipras menyatakan akan membangun kembali masjid yang lama tertunda. “Selain untuk menghormati warga Muslim, juga karena kita wajib membela nilai-nilai kita sendiri.”

Anna Stamou, wanita mualaf jadi juru bicara Asosiasi Muslim Yunani, mengatakan, “Kami perlu masjid demi generasi baru, demi pemuda kami, agar merasa sama dalam hukum, setara dalam masyarakat.”

Masjid itu masih berupa bangunan 1.000 meter persegi tanpa menara. Berlokasi di bekas pangkalan AL tua di kawasan industri Athena, bangunan itu terbagi dua lantai. Sholat Jumat di garasi bawah tanah tempat Quran dibaca dalam Bahasa Arab dan Bahasa Yunani. Kaum pria bersujud di karpet merah lembab mepet dengan pipa ventilasi di atas.

Rencana membangun masjid sudah dimulai pada 1890 lewat akta parlemen. Tetapi, pelaksanaannya gagal. Bahkan saat momentum Olimpiade 2004. Upaya dilanjutkan, namun koalisi yang berkuasa dan mitra sayap kanan Tsipras malah terpecah dan menentang RUU mempercepat pembangunan masjid.

Kritikus mengatakan, Athena dalam krisis ekonomi sejak 2010dan hanya bertahan karena dana internasional. Itu membuat Athena tak bisa menyisihkan dana 800.000 euro untuk membangun masjid.

EDITOR; Omar Ballaz

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER