Kantongi 74 Persen Suara, Putin Melaju Memimpin Rusia Kembali

MOSKOW, SERUJI.CO.ID – Presiden petahana Rusia Vladimir Putin memimpin dengan 74,22 persen suara dalam pemilihan presiden Ahad (18/3) waktu setempat, setelah 40 persen kertas suara dihitung, demikian data awal dari Komisi Pemilihan Umum Pusat (CEC).

Calon dari Partai Komunis Pavel Grudinin memperoleh 14,02 persen suara, pemimpin Partai Liberal Demokrat Rusia Vladimir Zhirinovsky mendapatkan 6,51 persen, sementara calon Partai Gagasan Sipil Ksenia meraih 1,41 persen suara.

Dalam pidato singkat kepada ribuan pendukungnya di dekat Bundaran Merah pada Ahad larut malam, Putin mengucapkan terima kasih kepada mereka yang memberi suara buntuk dirinya, dan mengatakan hasil pemilihan umum saat ini “sangat layak”.

Hingga pukul 15.00 GMT (22.00 WIB), pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara berjumlah 59,93 persen, kata CEC.

Valentino Matvienko, Ketua Majelis Tinggi Parlemen Rusia, mengatakan itu “tak pernah terjadi sebelumnya” dalam hal pemilih yang datang dan dukungan buat Putin selama masa jabatannya.

Sementara itu Vladimir Putin unggul jauh dalam hitung cepat hasil pemungutan suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) Rusia yang akan memimpin selama enam tahun mendatang.

Berdasarkan hitung cepat yang dilakukan oleh lembaga survei the All-Russia Public Opinion Research Center, sebagaimana dilansir Kantor Berita Rusia TASS, Putin memperoleh 73,9 persen suara.

Sebanyak 110 juta warga Rusia telah memenuhi syarat untuk memilih, sekitar 1,89 juta di antaranya tinggal di luar negeri.

Ada lebih dari 97.000 tempat pemungutan suara domestik dan lebih dari 400 tempat pemungutan suara di luar negeri untuk pemilihan presiden kali ini. Prosedur pemungutan suara akan dimonitor oleh sekitar 1.500 pengamat internasional dari 109 negara. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Najmul Akhyar

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER