Jerman Tak Ingin Pengawal Eerdogan yang Didakwa Ikuti KTT G20

0
68
G20

BERLIN – Pemerintah Jerman tidak mengharapkan petugas keamanan dan polisi yang dituduh melakukan penyerangan terhadap pengunjuk rasa di Washington untuk menyertai Presiden Turki Tayyip Erdogan pada konferensi tingkat tinggi G20 pekan depan di Hamburg. Demikian dilansir dari Reuters, Senin (26/6).

Dakwaan-dakwaan terhadap beberapa pengawal Erdogan muncul setelah bentrokan pada 16 Mei dalam lawatan pemimpin Turki itu ke ibu kota Amerika Serikat bulan lalu. Dalam insiden itu sembilan orang terluka di luar kediaman duta besar Turki.

Episode tersebut mengganggu hubungan AS-Turki pada saat ketika para sekutu NATO berbeda pendapat mengenai kebijakan di Suriah, dan berisiko memicu kerusakan lagi atas hubungan yang sudah terganggu antara Ankara dan Berlin.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Martin Schaefer mengatakan para pemimpin asing disambut baik membawa pengawalnya ke pertemuan-pertemuan di Jerman, tetapi hukum harus dihormati.

Terkait dengan pengawal Turki itu, ia menambahkan,”Saya punya alasan mengharapkan orang-orang ini, yang telah terkena (sistem) peradilan kejahatan Amerika tidak akan menginjakkan kaki di tanah Jerman di masa yang akan datang, termasuk KTT G20.”

(Baca: Bentrokan Depan Kedubes Turki, AS Prihatin)

Turki telah mengecam dakwaan-dakwaan tersebut dan mengatakan warga negara Turki, yang bertolak dari AS bersama Erdogan, hendaknya jangan dimintai tanggung jawab atas insiden tersebut.

Turki adalah anggota G20 dan Erdogan djadwalkan akan menghadiri KTT grup itu yang diadakan pada 7-8 Juli di Hamburg.

Hubungan Turki dan Jerman dan negara-negara Uni Eropa lainnya memburuk menjelang referendum Turki pada 16 April yang memberi Erdogan kekuasaan-kekuasaan kepresidenan yang lebih kuat. (IwanY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...
anggota DPR kaya raya

Fahri: Bambang Soesatyo Sudah Kaya Sejak Lama

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sejak dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggantikan Setya Novanto, nama Bambang Soesatyo terus menjadi sorotan publik. Foto-foto gaya...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...