Indonesia Minta Dukungan San Marino Untuk Pencalonan DK PBB

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Indonesia meminta dukungan dari San Marino yang berada di dekat Italia bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), demikian keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat (13/4).

Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir menyampaikan secara langsung surat Presiden Joko Widodo terkait pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020 kepada Dwi Kepala Negara San Marino, Stefano Palmieri II dan Matteo Ciacci I, di San Marino.

“Indonesia senantiasa dan akan selalu berkomitmen terhadap pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional sesuai amanat konstitusi,” ujar Wamenlu Fachir mengutip pesan Presiden RI.

Dalam kesempatan tersebut, Dwi Kepala Negara San Marino sangat menghargai kunjungan Wamenlu RI sekaligus menyampaikan pertimbangan sangat positif San Marino terkait pencalonan Indonesia tersebut.

Dwi Kepala Negara San Marino juga mengakui persamaan nilai-nilai yang dimiliki kedua negara sekaligus memuji peran dan sumbangan Indonesia dalam pengiriman pasukan penjaga perdamaian di berbagai wilayah konflik di dunia.

Sebelum diterima Dwi Kepala Negara San Marino, Wamenlu RI didampingi Dubes RI di Roma bertemu dengan Menteri Luar Negeri San Marino, Nicola Renzi.

Dalam pertemuan itu, Wamenlu RI memuji pertimbangan Republik San Marino untuk menempatkan Kedutaan Besar di Jakarta sebagai pintu masuk ke Asia Tenggara, yang juga merupakan suatu bentuk pengakuan terhadap posisi dan peran strategis Indonesia.

Wamenlu RI dan Menlu San Marino sepakat untuk segera merealisasikan kerja sama ekonomi melalui instrumen perpajakan, kerja sama antara televisi, kerja sama pendidikan diplomat serta interaksi antar pengusaha kedua negara.

Menlu Renzi juga sangat menghargai kedatangan Wamenlu Fachir yang diakui sebagai kunjungan pejabat tinggi pertama dari Indonesia ke San Marino setelah dibukanya hubungan diplomatik kedua negara secara resmi pada 26 September 2011.

San Marino yang berdiri sejak tahun 301 merupakan negara republik tertua di dunia sekaligus salah satu negara termakmur di dunia berdasarkan pendapatan perkapita.

Ibu kota negara terkecil ketiga di Eropa ini, City of San Marino, memiliki julukan “Il Titano” karena letaknya yang berada di atas Gunung Titan. Keindahan alamnya menjadikan San Marino sebagai salah satu tujuan favorit wisatawan di Eropa. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda

Kemcer Di Curug Cipeteuy