Di Niedersachsen, Guru Bebas Berjilbab

58
Ilustrasi; muslimah berjilbab di Jerman. (image: courtesy to Deutsche Welle/DPA)

BERLIN – Memang ada friksi antara hukum dan tatakrama Jerman dengan syariat Islam. Namun, makin banyak toleransi ditunjukkan negera besar di Eropa itu. Setidaknya, di negara bagian Niedersachsen, guru-guru perempuan diperkenankan mengenakan jilbab saat mengajar.

Menurut laporan Deutsche Welle, pada akhir 2015 negara bagian ini mencabut larangan mengenakan jilbab bagi guru Muslim saat mengajar di sekolah umum. Langkah ini menyusul putusan pengadilan tinggi setempat bahwa larangan tersebut bertentangan dengan prinsip kebebasan beragama. Sebelumnya, hanya guru yang mengajar pendidikan Agama Islam yang diperbolehkan mengenakan jilbab di kelas.

Kementrian Pendidikan Niedersachsen mengatakan, “Seluruh guru di semua mata pelajaran dapat mengenakan jilbab, kecuali jika hal ini memprovokasi konflik berbahaya atau mengganggu ketentraman umum. Jika itu terjadi, setiap kejadian akan diperiksa kementrian secara individual.”

meski demikian, larangan berjilbab bagi guru sekolah umum masih diterapkan di sejumlah negara bagian. Antara lain di Berlin, Bayern dan negara bagian berpopulasi terbanyak di Jerman Nordrheinwesfalen.

Setelah Kristen, Islam merupakan agama kedua dengan pemeluk terbanyak di Jerman. Dari jumlah tersebut, lebih dari 1,3 juta Muslim tinggal di Nordrhein-Westfalen. Mayoritas Muslim di Jerman adalah pendatang dan keturunan migran generasi kedua atau ketiga.

EDITOR; Omar Ballaz

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama