Cuaca Buruk, Masjid di Inggris ini Buka Pintu untuk Tunawisma

MANCHESTER, SERUJI.CO.ID – Sebuah masjid di Oldham, kawasan Manchester, Inggris, membuka pintu untuk para tunawisma yang membutuhkan tempat perlindungan dari kondisi cuaca buruk yang menyerang wilayah metropolitan Manchester Raya (Greater Manchester) sejak Senin (26/2), dan diperkirakan akan berlangsung sepanjang pekan.

European Islamic Centre (EIC) adalah salah satu pusat pendidikan dan ibadah Muslim terbesar di barat laut Inggris dengan kapasitas lebih dari 5,000 orang. Mereka juga memiliki fasilitas kamar-kamar ekstra yang dapat mengakomodasi para tunawisma.

“Apabila ada orang yang membutuhkan, kami akan buka sepanjang malam selama diperlukan,” imam masjid tersebut, Mohammed Iqbal, mengatakan kepada Geo.tv, Kamis (1/3).

“Kami telah meyediakan pakaian hangat untuk para tunawisma, namun semalam kami menyadari bahwa pakaian saja tidak cukup, jadi kami akan membuka pintu karena mereka layak untuk berlindung di tempat yang hangat.”

“Tahun ini cuaca sangat buruk, jumlah tunawisma yang tidur di kota juga bertambah banyak, jadi kami berpikir ini adalah hal yang tepat untuk dilakukan,” lanjutnya.

Rata rata, masjid tersebut dapat menampung 10-15 orang dalam semalam, termasuk para pemuda yang menjadi relawan untuk melayani para tunawisma sepanjang malam.

“Relawan kebanyakan adalah dari kalangan pemuda, mereka mau membantu karena mereka mendengar tentang krisis tunawisma di Manchester raya, yang mengakibatkan banyak kematian karena kedinginan,” jelasnya.

‘Beast from the East’ (Monster dari Timur) menyerang wilayah Manchester dalam pekan ini, membawa salju dan angin dingin ke wilayah tersebut. Imbas dari badai kutub Siberia ini telah membuat suhu turun hingga mencapai minus enam derajat Celcius. Ini menjadi Februari terdingin di Manchester dalam 5 tahun terakhir. (Gauzal/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER