Turki Ambil Sikap Tegas Terhadap AS

0
1160
Erdogan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

ANKARA, SERUJI.CO.ID –┬áTurki memperkeras kata-katanya terhadap Amerika Serikat sebelum kunjungan penting Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson ke Ankara, yang bertujuan memulihkan hubungan bilateral antara sekutu NATO tersebut.

Hubungan kedua negara sekutu NATO itu memburuk sehubungan dengan kepentingan mereka yang saling berbenturan di Suriah.

“Sangat jelas bahwa mereka yang mengatakan ‘kami akan menanggapi secara agresif jika kamu menyerang kami’ tak pernah mengalami pukulan Ottoman (Usmaniyah),” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa (13/2), saat ia memberi sambutan di hadapan anggota parlemen Turki.

“Kami mengumumkan bahwa kami akan menghancurkan setiap pelaku teror yang kami lihat mulai dari pelaku teror yang berdiri di pihak mereka. Lalu mereka akan mengerti bahwa lebih baik buat mereka untuk tidak berdiri bersama pelaku teror, yang mereka ayomi,” kata Presiden Turki itu.

Ia merujuk kepada dukungan AS buat petempur Satuan Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) di Suriah.

Pada Januari, Turki melancarkan operasi di Provinsi Afrin di Suriah Utara dengan nama “Operasi Cabang Zaitun” untuk membersihkan petempur YPG dari perbatasan selatannya.

Turki akan mengalihkan perhatiannya ke Manbij setelah Afrin, kata Pemerintah Turki, yang memperingatkan tentara AS yang ditempatkan di saha agar tidak menghalanginya. Namun, Washington menyatakan AS tak berencana menarik tentaranya dari kota kecil tersebut.

“Kalian menyerang kami, kami akan menanggapi secara agresif. Kami akan mempertahankan diri kami,” kata Letnan Jenderal AS Paul Funk selama kunjungannya ke Manbij.

Bukan hanya para jenderal AS memperlihatkan kekuatan, tapi juga anggaran Departemen Luar Negeri AS untuk tahun fiskal 2019 meliputi dana untuk melatih dan memperlengkapi pasukan lokal di Suriah.

Pentagon meminta 300 juta dolar AS bagi kegiatan memberi pelatihan dan memperlengkapi di Suriah dan 250 juta dolar AS buat keperluan keamanan perbatasan, tindakan yang bertentangan dengan tuntutan Ankara bagi dihentikannya dukungan dan dipersenjatainya anggota milisi Kurdi.

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama