Tidak Bersih, Eks Pemimpin Hongkong Dipenjara

1
72
Kerumunan wartawan berebut memotret Donald Tsang saat keluar dari ruang sidang. (image: courtesy to @yik2012)

HONGKONG – Menyedihkan. Mantan pemimpin yang banyak berjasa pada Hongkong dijatuhi hukuman 20 bulan penjara karena perilaku tak taat aturan. Hukuman dijatuhkan pengadilan Rabu (22/2) setelah Donald Tsang tak bisa menjelaskan rencananya menyewa apartemen mewah dari pengusaha yang pernah mengajukan permohonan izin siaran.

Donald Tsang Yam Kuen

Pria berusia 72 tahun itu pernah menjabat sebagai chief executive Hongkong antara 2005-2012. Dia memimpin salah satu pusat keuangan Asia yang membanggakan diri pada reputasi pemerintahan bersih. Namun, ia juga menjadi pejabat atau mantan pejabat tertinggi yang harus dijebloskan ke penjara karena perilaku tak taat hukum.

“Dalam karir peradilan saya, belum pernah saya melihat ada orang jatuh dari ketinggian seperti itu,” kata Hakim Andrew Chan, saat menjatuhkan hukuman di Pengadilan Tinggi Hong Kong. “Namun, tidak bisa dibantah bahwa terdakwa telah mendedikasikan diri untuk pelayanan publik selama 40 tahun.”

Hakim memotong hukuman jadi 10 bulan dari awalnya 30 bulan dari kasus yang ancaman maksimalnya tujuh tahun. Hakim Chan beralasan, Tsang berkelakuan baik dan berkontribusi besar pada Hongkong. Kontribusi itu antara lain mengatasi krisis keuangan Asia 1997-98 saat Tsang bertugas sebagai menteri keuangan Hongkong.

Tsang hanya menundudk dan mengatupkan bibir tatkala kalimat hukuman itu dibacakan hakim dalam sidang yang penuh sesak pengunjung. Namun, istrinya, Selina Tsang, berkata pada wartawan di luar pengadilan bahwa dia dan keluarga kecewa. Mereka berencana mengajukan banding, yang dijadwalkan September.

Kasus Tsang ini salah satu dari beberapa kasus dalam beberapa tahun terakhir yang mengguncang kepercayaan publik terkait hubungan antara pemimpin politik dan konglomerat kaya. Tsang dinilai bersalah karena penthouse di Shenzhen yang ia sewa untuk pensiun ternyata miliki pengusaha yang perusahaannya mengajukan izin radio digital.

EDITOR: Omar Ballaz

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Suap

2 Politisi PDIP Tersangka Suap DPRD Malang Kembali Diperiksa KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil dua politisi PDIP dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun...

Minimnya Rest Area di Tol Cipali Dikeluhkan Pemudik

KARAWANG, SERUJI.CO.ID - Sejumlah pemudik yang akan kembali ke Jakarta melalui Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) mengeluhkan kurangnya tempat peristirahatan (rest area) di sepanjang tol tersebut. Salah...
Herman Hery

Diduga Keroyok dan Aniaya Suami-Istri, Anggota DPR dari PDIP Dipolisikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan Herman Hery dilaporan seorang warga atas nama Ronny Kosasih Yuliarto ke Polres Metro Jakarta Selatan atas...

Jenazah Korban KM Sinar Bangun Disambut Isak Tangis Keluarga

BINJAI, SERUJI.CO.ID - Jenazah korban kapal tenggelam KM Sinar Bangun yang terjadi di Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, satu dari tujuh keluarga warga Kota...

184 Orang Belum Ditemukan dari 206 Data Sementara Penumpang KM Sinar Bangun

TIGARAS, SERUJI.CO.ID - Tim gabungan mencatat jumlah penumpang sementara KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba sebanyak 206 orang. Kepala Kantor SAR Medan Budiawan...