Tidak Bersih, Eks Pemimpin Hongkong Dipenjara

1
48
Kerumunan wartawan berebut memotret Donald Tsang saat keluar dari ruang sidang. (image: courtesy to @yik2012)

HONGKONG – Menyedihkan. Mantan pemimpin yang banyak berjasa pada Hongkong dijatuhi hukuman 20 bulan penjara karena perilaku tak taat aturan. Hukuman dijatuhkan pengadilan Rabu (22/2) setelah Donald Tsang tak bisa menjelaskan rencananya menyewa apartemen mewah dari pengusaha yang pernah mengajukan permohonan izin siaran.

Donald Tsang Yam Kuen

Pria berusia 72 tahun itu pernah menjabat sebagai chief executive Hongkong antara 2005-2012. Dia memimpin salah satu pusat keuangan Asia yang membanggakan diri pada reputasi pemerintahan bersih. Namun, ia juga menjadi pejabat atau mantan pejabat tertinggi yang harus dijebloskan ke penjara karena perilaku tak taat hukum.

“Dalam karir peradilan saya, belum pernah saya melihat ada orang jatuh dari ketinggian seperti itu,” kata Hakim Andrew Chan, saat menjatuhkan hukuman di Pengadilan Tinggi Hong Kong. “Namun, tidak bisa dibantah bahwa terdakwa telah mendedikasikan diri untuk pelayanan publik selama 40 tahun.”

Hakim memotong hukuman jadi 10 bulan dari awalnya 30 bulan dari kasus yang ancaman maksimalnya tujuh tahun. Hakim Chan beralasan, Tsang berkelakuan baik dan berkontribusi besar pada Hongkong. Kontribusi itu antara lain mengatasi krisis keuangan Asia 1997-98 saat Tsang bertugas sebagai menteri keuangan Hongkong.

Tsang hanya menundudk dan mengatupkan bibir tatkala kalimat hukuman itu dibacakan hakim dalam sidang yang penuh sesak pengunjung. Namun, istrinya, Selina Tsang, berkata pada wartawan di luar pengadilan bahwa dia dan keluarga kecewa. Mereka berencana mengajukan banding, yang dijadwalkan September.

Kasus Tsang ini salah satu dari beberapa kasus dalam beberapa tahun terakhir yang mengguncang kepercayaan publik terkait hubungan antara pemimpin politik dan konglomerat kaya. Tsang dinilai bersalah karena penthouse di Shenzhen yang ia sewa untuk pensiun ternyata miliki pengusaha yang perusahaannya mengajukan izin radio digital.

EDITOR: Omar Ballaz

Komentar

BACA JUGA

Bhayangkara FC Yakin Dengan Kemampuan Tim Mereka

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Juara GoJek Traveloka Liga 1 Bhayangkara FC merasa yakin dengan kemampuan tim yang dianggap dapat melalui jadwal padat di kompetisi sepanjang...

DPR Sudah Terima Usulan Calon Gubernur BI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan DPR RI sudah menerima surat dari Presiden Joko Widodo perihal usulan calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2018-2023. Anggota Komisi XI DPR...

Kasus Pencabulan Siswa, Sekolah Dinilai Tidak Peka Terhadap Aduan Orang Tua Korban

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kasus pencabulan pada siswa yang terjadi di sekolah swasta di Surabaya, sebenarnya bisa diatasi sejak awal jika pihak sekolah peka terhadap...

Polda Metro Akan Periksa Elvy Sukaesih Pada Senin Depan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berencana memeriksa pedangdut senior Elvy Sukaesih terkait dugaan penyalahgunaan narkoba putrinya, Dhawiya Zaida, pada...
Febri Diansyah

KPK Periksa Tujuh Saksi Kasus Bupati Kebumen

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tujuh saksi dalam penyidikan terkait tindak pidana korupsi suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kebumen...
loading...

Mahasiswa Siap Amankan Pilkada Jatim

Surabaya - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Timur mengajak mahasiswa di wilayah itu menyukseskan Pilkada damai melalui sebuah acara yang dikemas "cangkrukan" di Mapolda...
Al Battani

Penemu Kala Revolusi Bumi Ternyata Muslim

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari pada orbitnya. Revolusi bumi ini bisa terjadi akibat tarik menarik antara gaya gravitasi bumi dengan gaya gravitasi...
IMG-20180222-WA0084

PANWASLU KABUPATEN MESUJI RAKOOR TENTANG PENANGANAN PELANGGARAN PEMILU

Pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2018, Panwaslu Kabupaten Mesuji mengadakan Rapat Koordinasi dengan peserta Anggota Panwascam Divisi Penindakan dan Divisi SDMO serta 1...