Tak Ada Toilet di Rumah, Tak Ada Nikahan

62
Toilet umum di pinggiran jalan India dibagi atas empat katagori. (image: courtesy to @mskrad1)

GUWAHATI – Para mufti dan maulvi (ahli hukum Islam di India) di negara bagian Haryana, Himachal Pradesh dan Punjab memutuskan tidak melangsungkan upacara pernikahan di rumah yang tidak ada toiletnya.

Maulana Mahmood A. Madani, sekjen Jamiat Ulama-i-Hind mengatakan, punya toilet menjadi syarat bagi Muslim untuk menikah di tiga negara bagian itu. Selanjutnya, syarat ini segera diterapkan di semua negara bagian lain di India.

“Saya rasa semua pemimpin dari semua agama di India harus memutuskan tidak akan melakukan ritual pernikahan di rumah-rumah yang tidak ada toiletnya,” kata Madani, saat peresmian Konferensi Sanitasi Assam (ASCOSAN) 2017 di Guwahati minggu lalu, dikutip New Age of Islam, Senin (20/1).

Menekankan pentingnya kebersihan, ia meminta semua menggunakan toilet. Tidak hanya di negara bagian Assam, namun India secara keseluruhan harus bersih. “Ada dua jenis bersih. Yang eksternal dan yang internal. Keduanya saling berhubungan. Kita bisa mencapai bersih internal jika tubuh kita bersih,” katanya.

Perdana Menteri negara bagian Assam, Sarbananda Sonowal, juga menekankan pentingnya sanitasi dan kebersihan. Ia meminta penduduk menjadikan kebersihan sebagai tujuan hidup.

Konferensi sanitasi ini dihadiri lebih dari 6.000 orang. Sonowal bertujuan membuat Assam jadi negara bagian terbersih sebelum 2 Oktober 2017, atau dua tahun sebelum visi ‘Clean India‘ dari Perdana Menteri Narendra Modi dicapai 2 Oktober 2019.

EDITOR: Omar Ballaz

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama