Sekitar 60 Bayi Lahir per Hari di Kampung Pengungsian Rohingya Bangladesh

0
33
Rohingya terdampar di Aceh
Kapal boat kayu yang membawa pengungsi muslim Rohingya terdampar di Bireun, Aceh, Jumat (20/4/2018).

BANGLADESH, SERUJI.CO.ID – Sekitar 60 bayi per hari dilahirkan di kampung besar pengungsian di Bangladesh, yang menampung ratusan ribu orang, terutama warga Rohingya, yang melarikan diri dari Myanmar, kata badan anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNICEF, Rabu (16/5).

Hampir 700 ribu orang Rohingya melarikan diri ke Cox’s Bazar di Bangladesh dalam sembilan bulan belakangan akibat tindakan keras militer Myanmar, yang oleh PBB, Amerika Serikat dan Inggris dikecam sebagai pembersihan suku. Myanmar membantah terjadi pembersihan suku.

UNICEF mengatakan dalam pernyataan bahwa sejak bencana itu dimulai, lebih dari 16.000 bayi lahir di kampung pengungsian, dari yang hanya sekitar 3.000 dilahirkan di sarana kesehatan.

“Sekitar 60 bayi setiap hari bernapas untuk pertama kali dalam keadaan memprihatinkan, jauh dari rumah, dari ibu yang selamat dari pengusiran, kekerasan, trauma dan, kadang-kadang, perkosaan,” kata Edouard Beigbeder, Perwakilan UNICEF di Bangladesh.

Utusan Dewan Keamanan PBB mengunjungi kamp-kamp pengungsi pada April.

“Tidak memungkinkan untuk mengetahui jumlah sebenarnya bayi yang telah atau akan dilahirkan sebagai akibat dari kekerasan seksual,” kata Beigbeder.

“Ini hal penting bahwa setiap ibu baru dan ibu hamil serta setiap bayi yang baru lahir menerima semua bantuan dan dukungan yang mereka butuhkan,” tambahnya.

Serangan gerilyawan Rohingya di pos-pos keamanan di negara bagian Rakhine Myanmar, Agustus lalu, memicu operasi militer yang dikatakan Myanmar merupakan tindakan yang sah. November lalu, militer Myanmar merilis laporan yang membantah semua tuduhan pemerkosaan oleh pasukan keamanan.

Pejabat tinggi kementerian kesehatan Bangladesh, yang menolak disebutkan namanya karena kepekaan masalah tersebut, mengatakan pada pekan lalu bahwa sejauh ini, 18.300 wanita hamil tercatat di kampung itu dan perkiraan kasarnya sekitar 25.000.

Pada Maret, PBB meluncurkan permintaan bantuan 951 juta dolar AS untuk membantu pengungsi Rohingya untuk sisa tahun ini, tetapi kurang dari 20 persen yang diberikan. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

Rayakan Keberkahan Bulan Mulia dengan Buka Bersama 2500 Yatim

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 2500 anak yatim mengikuti buka bersama yang diselenggarakan Bank BJB dan PKPU Human Initiative Jawa Barat, Rabu (23/5). Program tersebut...
Uang Rupiah

Rupiah Terus Melemah, Pemerintah Janji Akan Atasi

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan mengatasi pelemahan rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). "Pemerintah bersama-sama Bank Indonesia akan...

Desa di Lereng Merapi Cek Kesiapan Barak Pengungsian

SLEMAN, SERUJI.CO.ID -  Pemerintah Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengecek kesiapan dan kelengkapan barak pengungsian yang ada di komplek Balai Desa...
bus

Bengkulu Mulai Uji Kelaikan Angkutan Lebaran

BENGKULU, SERUJI.CO.ID - Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Bengkulu mulai menggelar uji kelaikan kendaraan umum angkutan Lebaran 2018. Kepala Unit Pelaksana...

Menkeu: Utang Luar Negeri Indonesia Terus Turun

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan utang Indonesia terus mengalami tren penurunan dari tahun ke tahun. "Sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang keuangan,...