Rekor; India Kirim 104 Satelit ke Orbit

SRIHARIKOTA Luar biasa. India membuktikan keiritan program luar angkasa dengan mengangkut 104 satelit dalam satu roket menuju orbit Bumi, Rabu (15/2). Keberhasilan ini juga memecahkan rekor yang dipegang Rusia.

Tepuk tangan meriah para ilmuwan di pangkalan antariksa selatan di Sriharikota saat pimpinan India’s Space Research Organisation (ISRO) mengumumkan semua satelit telah dikeluarkan sesuai rencana. “Sepenuh hati saya ucapkan selamat kepada tim ISRO,” kata Kiran Kumar, direktur ISRO, di observatorium Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV).

Perdana Menteri Narendra Modi juga memberi ucapan selamat atas prestasi para teknisi dirgantaranya. “Kita telah mencapai abad teknologi ruang angkasa,” kata Modi di sela kampanye pemilu di negara bagian Uttar Pradesh.

Roket lepas landas pada 09:28 (10.58 WIB) dan melaju pada kecepatan 27.000 km per jam, lalu melepas 104 satelit ke orbit dalam 30 menit.

Kargo utama roket adalah satelit 714 kg untuk observasi Bumi, berisi 103 ‘satelit nano’ yang lebih kecil dengan berat gabungan 664 kg. Yang terkecil beratnya 1,1 kg. Hampir semua satelit nano itu titipan negara lain, termasuk Israel, Kazakhstan, Swiss, dan Amerika Serikat. Amerika Serikat titip 96 satelit, termasuk 88 milik Planet Inc perusahaan pencitraan bumi berbasis di San Francisco.

Ini misi sukses ke-39 PSLV, yang dikenal sebagai ‘kuli’ ruang angkasa India. Kesuksesan ini membuat India memegang rekor peluncuran satelit terbanyak dalam sekali jalan. India memecahkan rekor Rusia yang meluncurkan 39 satelit dalam misi tunggal pada Juni 2014.

Itu juga prestasi lain dari ISRO yang pernah mengirim roket tak berawak ke orbit Mars pada 2013. Prestasinya di biaya yang hanya $ 73.000.000, jauh lebih murah daripada misi Maven Mars NASA (Amerika Serikat) yang biayanya $ 671.000.000. belakangan, ISRO juga mempertimbangkan ide misi ke Jupiter dan Venus. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

Sikap PSI Tolak Perda Syariah Dapat Dikategorikan Anti Pancasila dan Konstitusi

Untuk masyarakat daerah yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, tentunya wajar bahkan wajib bagi mereka untuk memperjuangkan adanya Perda-Perda yang berdasarkan Syariat Islam di daerahnya. Jadi tidaklah tepat bila kita atau siapapun, partai politik manapun, kelompok manapun, bahkan pemerintah sekalipun ingin menghempang suatu Perda yang bernuansa Syariah.

Skyline Message

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER