Presiden Korut Ingin Lanjutkan Perundingan Perlucutan Senjata

TOKYO, SERUJI.CO.ID – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan kepada Presiden China Xi Jinping bahwa ia setuju untuk kembali ke meja perundingan enam pihak menyangkut program nuklir dan pengujian rudal negaranya, lapor surat kabar Nikkei, Kamis (5/4).

Menurut Nikkei, keinginan itu disampaikan Kim saat ia melakukan pembicaraan dengan Xi di Beijing pekan lalu.

Kekakuan berbulan-bulan antara Beijing dan Pyongyang tampak tiba-tiba hilang saat Kim melakukan kunjungan rahasia ke Beijing. China mengatakan bahwa Kim telah menyatakan komitmen untuk melucuti senjata nuklir negaranya.

“Berdasarkan dokumen-dokumen yang dikeluarkan setelah pertemuan Kim dan Xi, Kim mengatakan kepada Xi bahwa ia setuju untuk melanjutkan perundingan enam pihak,” kata Nikkei, yang mengutip berbagai sumber terkait China dan Korea Utara.

Perundingan yang melibatkan Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Rusia, Jepang dan China itu terakhir kali berlangsung pada 2009.

Sumber-sumber itu mengatakan ada kemungkinan bahwa Kim juga akan menyampaikan keinginannya untuk melanjutkan perundingan kepada Presiden AS Donald Trump saat keduanya bertemu pada Mei. Namun, mereka mengatakan sama sekali belum ada kejelasan soal apakah pembicaraan enam pihak itu akan benar-benar berlanjut.

China selama ini merupakan sekutu terdekat rahasia Korea Utara kendati hubungan kedua negara menjadi keruh karena ambisi Kim untuk mengembangkan senjata nuklir dan peluru kendali serta karena China mendukung sanksi-sanksi PBB sebagai tindakan atas ambisi Korut tersebut.

Korea Utara mengatakan dalam pembicaraan-pembicaraan sebelumnya bahwa negara itu kemungkinan akan menghentikan program senjata nuklirnya jika Amerika Serikat menarik pasukannya dari Korea Selatan serta menarik apa yang disebutnya sebagai payung nuklir untuk pencegahan dari Korea Selatan dan Jepang.

Sejumlah pengulas melihat kesediaan Donald Trump untuk bertemu dengan Kim sebagai kemenangan diplomatik bagi Korea Utara sementara Amerika Serikat selama bertahun-tahun bersikeras bahwa Korea Utara harus terlebih dahulu melakukan denuklirisasi sebelum pertemuan puncak AS-Korut dapat berlangsung. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cara Sederhana Membuat Minyak Alpukat

Coba ganti minyak goreng dengan minyak alpukat, yang bisa anda buat sendiri.