Korban Tewas Ledakan Mobil Tangki Minyak di Pakistan Bertambah Menjadi 206 Orang

BAHAWALPUR – Korban tewas akibat ledakan mobil tangki minyak di timur Pakistan akhir bulan lalu telah meningkat menjadi setidaknya 206 orang karena banyak korban meninggal karena luka-luka mereka, kata pejabat pemerintah.

Truk yang membawa bahan bakar terbalik di jalan raya utama yang menghubungkan Karachi ke Lahore pada 25 Juni. Beberapa menit kemudian ia meledak ketika penduduk dari sebuah desa terdekat berkumpul untuk mengumpulkan bahan bakar minyaik yang tumpah dari kendaraan tersebut.

“Korban tewas akibat insiden kebakaran mobil tanker sekarang menjadi 205 setelah meninnggalnya orang yang terluka,” kata pejabat senior pemerintah daerah Rao Tasleem di Bahawalpur, kota terdekat, kepada kantor berita AFP, Senin (03/07).

Seorang dokter di Rumah Sakit Victoria Bahawalpur, Asim Bukhari, menetapkan jumlah korban di angka 206 orang setelah kematian terakhir Senin malam (03/07), meski belum dikonfirmasi oleh pejabat pemerintah resmi.

Setelah ledakan tersebut, pada awalnya pejabat setempat telah memberikan korban tewas sedikitnya 153 orang.

Warga setempat mengatakan bahwa beberapa orang yang terluka dalam insiden tersebut kehilangan nyawa karena tidak tersedianya unit luka bakar di rumah sakit terdekat. Puluhan telah diangkut ke rumah sakit Multan dan ibukota negara bagian Lahore untuk perawatan yang lebih baik.

Sebanyak 125 korban tak dikenal telah dikubur pada prosesi pemakaman massal di lokasi kebakaran karena tubuh mereka hangus dan tidak bisa dikenali lagi.

Ribuan orang hadir dalam prosesi sholat Jenazah 125 orang tak dikenal yang dikubur secara masal

Juru bicara polisi jalan raya Imran Shah mengatakan bahwa penyelidikan pemerintah terhadap insiden tersebut telah menemukan setidaknya lima petugas polisi bersalah karena menyembunyikan informasi.

Menurut penyelidikan awal, sebatang rokok diduga menyebabkan kebakaran besar.

Analis mengatakan perilaku orang banyak – mengais bahan bakar yang tumpah – tidak mengherankan, mengingat masalah kekurangan bahan bakar dan kemiskinan.

“Jika Anda pergi ke daerah-daerah di Bahawalpur ini, tingkat kemiskinan di sini meningkat hingga 65 persen,” Sabir Shah, seorang wartawan di GEO TV di Lahore, mengatakan kepada Al Jazeera bulan lalu.

“Dengan kondisi seperti ini, bagaimana Anda bisa mengharapkan orang untuk tidak mengumpulkan bahan bakar untuk mereka sendiri? Bensin ini digunakan sebagai bahan bakar memasak oleh banyak orang di ladang terdekat.”

Tragedi tersebut menandai dimulainya Idul Fitri yang suram di kota Bahawalpur. Pakistan memiliki catatan buruk tentang kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa karena jalan yang buruk, kendaraan yang rusak parah dan cara mengemudi sembrono. (Gauzal/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.