Kasus Penembakan Tewaskan Warganya, Militer Pakistan Tuduh India


ISLAMABAD, SERUJI.CO.ID – Militer Pakistan menyatakan seorang pengemudi mobil sekolah meninggal akibat penembakan oleh India di sepanjang Jalur Pemantauan (LoC) di wilayah sengketa Kashmir.

“Pendekatan tidak profesional dan tidak etis India di seberang LoC terus membuat takut warga sipil. Menyerang mobil yang membawa murid sekolah di Sektor Battal adalah pelanggaran terhadap Konvensi Jenewa dan kesepakatan gencatan senjata. Pengemudi van syahid,” kata Juru Bicara Militer Asif Ghafoor di akun resminya Jumat (16/2).

Pakistan dan India telah mengumumkan gencatan senjata di sepanjang LoC dan Perbatasan Kerja pada 2003. Namun kedua negara itu secara rutin saling menuduh mengenai pelanggaran gencatan senjata tersebut.

Peristiwa pada Kamis (15/2) adalah penembakan lintas-perbatasan kedua yang terjadi dalam lima hari.

Militer Pakistan pada Ahad menyatakan tiga warga sipil, termasuk dua perempuan, cedera dalam penembakan dari wilayah India di sepanjang LoC. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close