Jokowi Minta Kepala Eksekutif Hong Kong Perhatikan TKI


BEIJING, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi meminta Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam memberikan perhatian secara khusus tenaga kerja Indonesia.

“Permintaan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat menerima Carrie Lam di Istana Negara,” kata Konsul Jenderal RI untuk Hong Kong Tri Tharyat yang turut mendampingi pemimpin Hong Kong itu di Jakarta, Rabu (25/4).

Menurut dia, Presiden juga menyambut baik penerapan sanksi baru yang lebih keras kepada agen penyalur TKI di Hong Kong yang melanggar aturan.

Meskipun demikian, lanjut dia, Presiden tetap meminta pemerintah Hong Kong memberikan perlindungan yang optimal kepada para TKI.

Sementara itu, Carrie Lam menjamin bahwa pemerintahannya akan terus melakukan pembenahan peraturan ketenagakerjaan agar tenaga kerja asing tetap tenang, aman, dan nyaman bekerja di Hong Kong.

Dia juga mengakui bahwa tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia, berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Hong Kong.

Setelah bertemu Presiden, Carrie Lam menghadiri seminar ekonomi mengenai kemitraan Indonesia dan Hong Kong serta mengunjungi Sekretariat ASEAN di Jakarta.

“Kunjungan Kepala Eksekutif Hong Kong menunjukkan semakin eratnya hubungan dengan Indonesia, khususnya setelah Presiden Jokowi berkunjung ke Hong Kong pada tahun lalu,” kata Tri dalam keterangan tertulisnya kepada Antara di Beijing. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close