Jepang Tangkap Gelombang Radio, Diduga Uji Rudal Balistik Korut

0
25
Rudal Korut
Uji coba rudal Korea Utara memecah kekuatan dunia. (Foto: Huffington Post)

TOKYO, SERUJI.CO.ID – Jepang menangkap gelombang radio, yang menunjukkan Korea Utara mungkin bersiap meluncurkan kembali peluru kendali balistik, kata nara sumber pemerintah Jepang, Selasa (28/11).

Meskipun menangkap sesuatu, gelombang semacam itu tidak biasa dan gambar satelit tidak menunjukkan kegiatan baru.

Dengan kecepatan menembakkan peluru kendali sekitar dua atau tiga bulan sejak April, peluncuran pada September ditunda, setelah Pyongyang menembakkan roket melewati pulau Hokkaido di Jepang utara.

“Temuan itu tidak cukup membuktikan bahwa peluncuran segera terjadi,” kata sumber tersebut kepada Reuters.

Kantor berita Jepang Kyodo pada Senin malam melaporkan bahwa pemerintah Jepang waspada setelah menangkap sinyal radio tersebut, menunjukkan peluncuran bisa dilakukan dalam beberapa hari. Laporan tersebut juga mengatakan bahwa sinyal tersebut mungkin terkait dengan pelatihan militer musim dingin oleh militer Korea Utara.

Kantor berita Korea Selatan Yonhap, mengutip sumber pemerintah Korea Selatan, juga melaporkan bahwa pejabat intelijen Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang baru-baru ini mendeteksi tanda-tanda kemungkinan peluncuran rudal tersebut dan telah bersiaga.

Ketika ditanya tentang laporan media, juru bicara Pentagon, Kolonel Robert Manning, mengatakan kepada wartawan bahwa AS terus mengawasi Korea Utara dengan sangat teliti.

“Itu adalah upaya diplomatik pada saat ini, didukung oleh pilihan militer. Aliansi Republik Korea dan AS tetap kuat dan mampu melawan provokasi atau serangan Korea Utara,” katanya.

Dua sumber pemerintah AS yang akrab dengan penilaian resmi pada kemampuan dan aktivitas Korea Utara mengatakan bahwa sementara ini mereka tidak segera mengetahui adanya temuan intelijen baru-baru ini yang menunjukkan bahwa Korea Utara sedang mempersiapkan untuk meluncurkan tes rudal baru.

Pemerintah AS tidak akan terkejut jika tes tersebut dilakukan dalam waktu dekat.

Pejabat intelijen AS lain mengatakan bahwa Korea Utara sebelumnya mengirimkan tanda persiapan uji peluru kendali dan nuklir, yang menyesatkan dengan sengaja untuk menutupi persiapan nyata, dan untuk menguji intelijen AS dan sekutu. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
banjir

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Desa di Bojonegoro

BOJONEGORO, SERUJI.CO.ID - Sejumlah desa di Kecamatan Sukosewu, Dander, Bubulan, dan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diterjang banjir bandang dengan ketinggian air berkisar 0,5-1 meter...

Ganjar Pranowo Kunjungi Korban Banjir Demak

DEMAK, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi para korban banjir di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Kamis (22/2). Calon gubernur yang berpasangan...
Penjahat ditangkap

Sembunyikan Sabu Dalam Pembalut, Penumpang Pesawat Diamankan

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - EW (41), perempuan penumpang pesawat Air Asia tujuan Kuala Lumpur-Semarang, Jawa Tengah, ditangkap saat diketahui berusaha menyelundupkan 538 gram narkotika jenis sabu-sabu...
Akbar Tanjung

Akbar Tanjung Anggap Nomor 4 Bawa Keberuntungan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung menganggap angka empat yang menjadi nomor urut parpolnya justru akan membawa keberuntungan atau mampu...

Citilink Kaji Penerbangan Rute Internasional Melalui Bandara Banyuwangi

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID - Maskapai penerbangan Citilink Indonesia sedang mengkaji kemungkinan membuka rute penerbangan internasional langsung ke Bandara Banyuwangi, Jawa Timur. Dirut Citilink Juliandra Nurtjahjo saat bertemu...
loading...
IMG_20180221_224758_367

Apa yang Kau Cari, Fahri Hamzah?

Fahri Hamzah, politisi paling populer tahun-tahun ini. Anggota DPR dari fraksi PKS ini sangat kritis terhadap segala hal yang dianggapnya tidak benar dalam penyelenggaraan...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...