Indonesia Perlu Tingkatkan Produktivitas Pangan 3% per Tahun

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa Indonesia harus meningkatkan produktivitas pangan kurang lebih tiga persen per tahun, untuk mencapai keberlanjutan dan swasembada pangan.

Dalam pidato kunci pada Forum Pangan Asia-Pasifik EAT, Kalla mengatakan bahwa pemerintah mencatat beberapa tantangan yang dihadapi, antara lain adanya konversi lahan pertanian menjadi kawasan industri dan perumahan sebesar 1,5 persen per tahun dari total lahan yang tersedia.

“Kita mengetahui bahwa setiap tahun konversi lahan pertanian ke lahan industri dan perumahan kurang lebih 1,5 persen, penduduk bertambah juga 1,5 persen per tahun. Jadi, setidak-tidaknya, untuk keberlanjutan di Indonesia, harus ada peningkatan produktivitas di atas tiga persen,” kata Kalla, di Jakarta, Senin.

Kalla menambahkan, persoalan pangan merupakan bahan diskusi jangka panjang. Beberapa kali Indonesia juga menghadapi tantangan terkait luasan lahan, jumlah penduduk dan juga peralihan lahan, namun bisa dihindari dengan adanya penerapan teknologi pangan.

“Itu semua bisa diatasi dengan teknologi, baik itu teknologi pangan, yang memungkinkan kita semua memenuhi kebutuhan pangan itu dengan baik, walaupun belum sempurna,” ujar Kalla.

Menurut Kalla, tantangan kedepan adalah bagaimana untuk meningkatkan teknologi bidang pangan, dalam upaya untuk meningkatkan kualitas maupun produktivitas pangan, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dunia.

Forum Pangan Asia-Pasifik tersebut diharapkan bisa membentuk kerja sama antar masing-masing pemangku kepentingan dalam memenuhi kriteria keamanan pangan, keberlanjutan dan kualitas pangan.

Dalam Forum Pangan Asia-Pasifik tersebut, akan mempertemukan seluruh pemangku kepentingan bidang kesehatan, lingkungan hidup, dan sistem pangan. Forum tersebut bersifat informal dan bukan untuk menghasilkan sebuah komitmen, kesepakatan bersama atau sebuah kebijakan dalam hasil akhirnya.

Namun, masing-masing negara akan menindaklanjuti hal-hal yang telah dibahas, dengan melakukan aksi nyata dan melaporkan pada forum selanjutnya. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Potret Pengelolaan BUMN: Prinsip GCG vs Managemen “Koncoisme”

Fenomena pengelolaan BUMN dan BUMD yang tidak mengindahkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG sangat potensial membawa kerugian dan kebangkrutan terhadap perusahaan BUMN dan BUMD yang bersangkutan.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER