Forum Zakat dan PKPU HI Salurkan Bantuan Solar Panel untuk Pengungsi Rohingya

COX’S BAZAR, SERUJI.CO.ID – Meningkatnya intensitas konflik terhadap etnis Rohingnya mendorong gelombang ribuan pengungsi baru melintasi perbatasan Myanmar–Bangladesh. Menurut UNHCR, saat ini jumlah pengungsi rohingya yang tersebar di perbatasan kedua negara telah mencapai angka 1 juta jiwa dimana sebagian besar adalah anak-anak. Mereka tinggal di tenda-tenda sementara dengan kondisi kebutuhan dasar yang jauh dari memadai.

Merespon hal tersebut, Forum Zakat (FOZ) bersama PKPU HI bekerjasama menyalurkan bantuan Solar Panel, Tikar serta Kelambu (5-6/03/18) untuk keluarga pengungsi baru Rohingya yang melintasi perbatasan pada 10 hari pertama Februari 2018.

Mereka tinggal dalam tenda-tenda tanpa penerangan serta beralaskan tanah. Penerima bantuan ini diprioritaskan bagi para kelompok rentan yang terdiri dari wanita hamil, Ibu dengan balita, serta lansia. Bantuan berupa paket tikar dan kelambu untuk 380 keluarga serta Solar Panel untuk 100 keluarga pengungsi rohingya. Setiap keluarga rohingya umumnya terdiri dari 5 hingga 8 anggota keluarga.

Dengan bantuan ini, keluarga pengungsi dapat merasakan penerangan di malam hari. Mereka dapat tidur dengan alas yang lebih baik dari semen atau tanah yang merupakan lantai dari tenda sementara mereka saat ini. Kondisi tempat tinggal mereka juga banyak dikelilingi oleh genangan air yang dapat memicu jentik nyamuk. Dengan bantuan kelambu diharapkan dapat menghindarkan mereka dari gangguan nyamuk di malam hari. (PKPU/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.