DK PBB Kecam Uji Coba Rudal Korea Utara di Laut Jepang

0
47
korea utara
Persenjataan rudal Korea Utara dalam sebuah parade di Pyongyang. (Foto: GettyImages)

KOREA UTARA – Dewan Keamanan PBB pada hari Senin (15/5/2017) mengecam keras uji coba rudal balistik terbaru Korea Utara, dan berjanji akan mengambil tindakan lebih lanjut termasuk memberikan sanksi sebagai tanggapan atas tindakan yang mengancam stabilisasi wilayah oleh Pyongyang.

“Tindakan ini melanggar resolusi Dewan Keamanan dan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut,” kata Guterres dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicaranya, dilansir dari ChannelNewsAsia, Selasa (16/5).

Dalam pernyataan bulat yang juga didukung oleh China, dewan tersebut menekankan pentingnya Korea Utara untuk segera menunjukkan komitmennya dalam melakukan de-nuklirisasi melalui tindakan nyata.

Anggota dewan menuntut agar Korea Utara “tidak melakukan ujicoba rudal nuklir dan balistik lagi” yang tampaknya merupakan peringatan terakhir bagi Korea Utara sebelum gelombang baru sanksi dikenakannya.

Sebelumnya, Korea Utara pada hari Ahad (14/5/2017) menguji rudal balistik dengan jarak terjauh yang ada hingga saat ini, dengan mengklaim bahwa rudal tersebut mampu membawa hulu ledak nuklir berat.

Pyongyang telah melakukan dua kali tes atom dan puluhan peluncuran rudal sejak awal tahun lalu dalam upaya mengembangkan rudal yang mampu mengantarkan hulu ledak nuklir ke daratan Amerika Serikat.

Dewan Keamanan PBB telah memberikan dua sanksi tahun lalu untuk meningkatkan tekanan terhadap Pyongyang dan mencegah pemimpin Korut Kim Jong-Un dari pembiayaan yang dibutuhkan untuk mendanai program militernya.

Secara keseluruhan, enam paket sanksi telah dikenakan ke Korea Utara sejak pertama kali mereka menguji perangkat atom pada tahun 2006. Di bawah resolusi PBB, Korea Utara dilarang mengembangkan teknologi nuklir dan rudal. (M. Gauzal Asnawi)

 

EDITOR: Iwan Y

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...