Di India, Berhubungan dengan Istri di Bawah Umur Masuk Kategori Pidana Perkosaan

0
155
pernikahan anak
Mumbai, Pune, Hyderabad adalah tempat dengan jumlah tertinggi untuk pernikahan anak di India. (Foto: scroll.in)

NEW DELHI, SERUJI.CO.ID – Pengadilan tertinggi India pada Rabu (11/10) menetapkan bahwa seorang pria dianggap melakukan perkosaan jika ia berhubungan seks dengan istrinya yang berusia antara 15 dan 18 tahun.

Pemerintah India mentapkan batas minimal usia perempuan India yang diizinkan menikah adalah 18 tahun.

Sebelumnya, undang-undang India mengatur bahwa berhubungan seks, bahkan atas dasar suka-sama-suka, dengan seorang perempuan yang berusia di bawah 16 tahun akan dianggap sebagai perkosaan. Dan ada pengecualian bahwa hubungan intim antara seorang pria dan istrinya, yang berusia antara 15 dan 18 tahun, tidak dianggap sebagai perkosaan.

Perkosaan dalam pernikahan tidak dianggap sebagai kejahatan di India. Pemerintah mengatakan bahwa kriminalisasi perkosaan dalam pernikahan akan mengganggu pernikahan itu sendiri serta membuat para pria mudah mengalami pelecehan oleh istri-istri mereka.

Mahkamah Agung, Rabu, menyatakan bahwa usia dewasa adalah 18 tahun untuk “semua tujuan” setelah pengadilan tertinggi itu menggelar persidangan atas permohonan yang diajukan Independent Thought.

Independent Thought adalah sebuah kelompok nirlaba yang berupaya menjadikan hubungan seks dengan istri di bawah umur sebagai aksi kejahatan.

“Hubungan seks antara pria yang menikah dengan istrinya yang berusia di bawah 18 tahun adalah tindakan perkosaan,” kata pengadilan dalam putusan yang dikeluarkannya.

“Putusan itu membantu upaya meningkatkan gerakan nasional ‘Beti bachao dan beti padhao (Selamatkan anak perempuan dan didiklah anak perempuan, red),'” kata Vikram Srivastava, pengacara Independent Thought kepada Reuters.

Namun demikian, putusan MA pada Rabu itu tidak akan berlaku surut.

Pengadilan mendasarkan putusan tersebut pada Undang-undang Larangan Pernikahan Anak-anak India.

Kendati ilegal, pada praktiknya pernikahan anak-anak sangat mengakar di India. Faktor-faktor seperti kemiskinan, penegakan hukum yang lemah, norma sosial patriarki serta kekhawatiran soal kehormatan keluarga kerap dituding sebagai penyebab pernikahan dini.

Pernikahan di India dianggap dini jika pengantin perempuan berusia di bawah 18 tahun atau pengantin pria di bawah 21 tahun. Laki-laki berumur di atas atau di bawah usia legal itu diperbolehkan menikahi pengantin cilik perempuan.

Sensus tahun 2011 di India menunjukkan bahwa pernikahan anak-anak telah sedikit berkurang dibandingkan satu dekade sebelumnya, namun lebih dari lima juta anak perempuan masih diikatkan pada pernikahan sebelum mereka berusia 18 tahun.

Lebih dari seperempat perempuan India yang berusia antara 20 dan 24 tahun mengatakan mereka menikah sebelum berumur 18 tahun. Seperlima laki-laki dengan usia antara 25 hingga 29 tahun mengatakan mereka menikah di bawah umur yang diizinkan. Data-data tersebut tercantum dalam laporan baru-baru ini yang dikeluarkan Komisi Nasional Perlindungan Hak-hak Anak dan yayasan Young Lives.

Kendati telah melancarkan upaya untuk memberdayakan anak-anak perempuan dan perempuan dewasa serta memperberat hukuman, India masih menjadi salah satu dari 10 negara dengan tingkat tertinggi kasus pernikahan anak. Selain India, negara-negara lain yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Burkina Faso, Chad, Guinea, Niger dan Sudan Selatan. (Reuters/Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Ignasius Jonan

Beda dengan Sri Mulyani, Ignasius Jonan Akui “HoA” Freeport Tak Mengikat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Keterangan pemerintah terkait head of agreement (HoA) dalam pembelian Freeport mulai saling bertolak belakang. Bila sebelumnya Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan bahwa HoA...

Pemprov DKI Undang Pemasang Bendera Asian Games Pakai Bambu ke Balai Kota

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengundang Thamran (40), salah satu warga Penjaringan yang memasang bendera negara peserta Asian Games 2018 menggunakan...
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto

Idrus Marham Diperiksa Terkait Suap PLTU Riau 1 Saat Jabat Sekjen Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Sosial Idrus Marham mengaku sudah kenal lama dengan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga...

Jabatan Ngabalin Bertambah, Kini Diangkat Sebagai Komisaris Angkasa Pura I

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Politisi Golkar Ali Mochtar Ngabalin yang belum lama ini diangkat sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi...
Obar Asian Games 2018

Kapolda Hingga Gubernur Jateng Ikut Bawa Obor Asian Games 2018

SOLO, SERUJI.CO.ID - Tahun 2018, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games. Pawai obor Torch Relay Asian Games 2018 digelar guna menyambut ajang ini dengan...