Balkon Klub Malam Runtuh, Dua Orang Tewas dan Dua Atlet Renang Luka-luka

SEOUL, SERUJI.CO.ID – Dua orang meninggal dunia setelah balkon klub malam runtuh di Gwangju, Korea Selatan, Sabtu (27/7) dini hari, demikian laporan media setempat.

Sementara 10 orang lainnya cedera, termasuk dua atlet Amerika yang sedang mengikuti kejuaraan dunia renang.

Seorang berusia 38 tahun dan seorang lagi berusia 27 tahun dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi serius setelah satu balkon internal roboh pada pukul 02:29 Sabtu dini hari, namun keduanya meninggal akibat cedera yang mereka alami, menurut kantor berita Yonhap yang dikutip AFP, Sabtu (27/7).

Di antara mereka yang cedera terdapat empat orang asing, termasuk seorang pelompat indah dan seorang atlet polo air Amerika, tambah laporan tersebut.

Foto-foto menunjukkan puing-puing balkon yang hancur runtuh akibat beratnya pengunjung pesta dan jatuh sekitar lima meter. Tim-tim polo air Selandia Baru juga hadir di sana, menurut New Zealand Herald.

“Kami hanya berdansa dan kemudian menit berikutnya kami jatuh lima atau enam meter dan semuanya mulai bergegas keluar dari klub setelah itu. Kami, saya kira, jatuh ke atas kepala orang lain yang berada di bawah kami,” kata Kapten tim putra polo air Selandia Baru kepada Radio Sport.

Kejuaraan dunia renang akan berakhir Minggu.

Editor:Hrn
Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cara Sederhana Membuat Minyak Alpukat

Coba ganti minyak goreng dengan minyak alpukat, yang bisa anda buat sendiri.