Atlet Bulu Tangkis Korsel Ditemukan Tewas di Rumahnya

SEOUL, SERUJI.CO.ID – Atlet bulutangkis asal Korea Selatan Chung Jae-sung, yang pernah meraih medali perunggu pada Olimpiade London, meninggal dunia dalam usia 35 tahun, demikian dikatakan asosiasi bulutangkis Korsel pada Jumat (9/3).

Chung ditemukan tewas oleh istrinya di rumah mereka pada Jumat (9/3) pagi, seorang pejabat bulutangkis lewat telepon menambahkan bahwa penyebab kematiah itu masih belum diketahui dan akan dilakukan autopsi pada Sabtu (10/3).

Polisi setempat yang mengatakan bahwa Chung tiga tahun lalu didiagnosa mengidap aritmia dan dia mengeluhkan sakit pada saat itu.

Chung berpasangan dengan Lee Yong-dae dalam merebut posisi ketiga di London pada 2012 itu lewat kemenangan mereka atas pasangan Malaysia Koo Kien Keat dan Tan Boon Heong. Kematiannya membuat sedih seluruh komunitas bulutangkis.

“Saya sedih mendengan berita ini, dia seorang pemain yang super sehat,” kata seorang bintang bulutangkis Malaysia Tan.

Sementara itu mantan pebulutangkis nomor satu dunia Lee Chong Wei mengatakan: “ini berita buruk, saya ucapkan bela sungkawa kepada istri dia dan dua anaknya dan saya berdoa agar keluarga dia tetap tabah,”. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.