Mikul Dhuwur Mendhem Jero

57 Monyet Disuntik Mati Kebun Binatang Jepang

0
88

TAKAGOYAMA – Tentu saja, kabar ini membuat netizen bertanya-tanya. “Kenapa harus dibunuh?” Namun, Takagoyama Nature Zoo punya alasan membunuh 57 monyet salju dengan suntikan mematikan. Kebun binatang alami di Jepang itu mengaku, monyet-monyet itu membawa gen dari ‘spesies asing yang invasif.’

Sepertiga dari monyet-monyet salju di Takagoyama Nature Zoo ditemukan blasteran dengan monyet rhesus. Monyet rhesus, yang aslinya ditemukan di India, Cina, bahkan di Indonesia, ditetapkan dicekal di Jepang, dan karena itu dikategorikan ‘spesies asing invasif.’ Sementara, beberapa monyet salju kabur dari kandang dan bergaul dengan monyet liar di luar.

“Monyet-monyet itu harus dibunuh untuk melindungi lingkungan asli monyet lokal,” kata pejabat kebun binatang itu dikutip Japan Times dan disebarkan mashable.com, Rabu (22/2). “Pihak kebun binatang mengadakan upacara di kuil Buddha untuk monyet-monyet itu agar arwah mereka tenang.”

Kebun binatang Takagoyama awalnya menjadi rumah bagi 164 monyet salju, yang semua pada awalnya diyakini ras asli monyet Jepang. Setelah diperiksa secara genetik, 57 ternyata blasteran.

Meski tujuannya melindungi lingkungan monyet lokal, netizens telah bereaksi marah atas pembunuhan 57 monyet tersebut.

“Mengapa?” tanya salah seorang pangguna facebook. “Kirim saja mereka ke luar Jepang jika perlu. Mengapa harus membunuh mereka?”

Namun, pejabat kementerian dari Kantor Manajemen Spesies Aaing menyebut pemusnahan itu tidak dapat dihindari. “Memelihara spesies asing invasif sebagaimana ditetapkan pemerintah adalah melanggar hukum, jika kita tidak bisa menjaga mereka di fasilitas yang benar-benar aman dan mereka tidak pernah bisa lepas.”

EDITOR: Omar Ballaz

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

PBB Serukan Dukungan Lebih Banyak Buat Pengungsi Rohingya dari Myanmar

JENEWA, SERUJI.CO.ID - Badan pengungsi PBB pada Senin (25/9) menyerukan peningkatan dukungan buat sebanyak 436.000 pengungsi Rohingya yang menyelamatkan diri dari Myanmar ke Bangladesh...
#savepartaigolkar

DPP Terindikasi Lakukan Politik Transaksional, Kader Golkar Jabar Kumpulkan Koin

PURWAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ribuan kader Golongan Karya se-Jawa Barat melakukan aksi pengumpulan koin sebagai bentuk sindiran terhadap DPP Partai Golkar yang terindikasi melakukan politik...

Politisi PKS: Soliditas PKS-Gerindra Harus Dijaga

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Haris Yuliana menyatakan soliditas antara PKS dengan Gerindra harus dijaga dengan baik untuk bersama-sama membangun politik...

Pemerintah Sebut Investasi Dana Haji Tingkatkan Nilai Manfaat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Nizar Ali menyampaikan dana haji berpotensi meningkat nilai manfaatnya bila diinvestasikan. "Peningkatan nilai manfaat...
miras

Bupati Kaget Ada 1.379 Lokasi Pedagang Miras di Wilayahnya

GORONTALO, SERUJI.CO.ID - Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin kaget dengan menyebarnya pedagang minuman keras/beralkohol hingga tercatat sebanyak 1.379 lokasi di wilayahnya. Oleh karenanya, ia...
bps

Peringati Hari Statistik Nasional, BPS Serukan Pembangunan Berlandaskan Data

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Secara nasional, tanggal 26 September diperingati sebagai Hari Statistik Nasional (HSN). Dalam peringatan HSN 2017 tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS)...