Warga Singapura Demo Tolak Proses Pemilihan Presiden

SINGAPURA – Ratusan warga Singapura melakukan ‘demonstrasi diam’ di Hong Lim Park, Singapura, pada hari Sabtu (16/9) untuk menunjukkan ketidakpuasannya tentang proses pemilihan presiden yang telah berlangsung.

Beberapa dari mereka yang hadir membawa spanduk dan plakat berisi pernyataan seperti “Hari demokrasi telah meninggal” dan “Dirampok hak memilih”. Beberapa juga memakai lencana dengan kata-kata “Saya menentang Pilpres 2017″.

Penyelenggara acara tersebut, Gilbert Goh, mengenakan kemeja dengan kata-kata #NotMyPresiden (bukan presiden saya) di atasnya.

Spanduk kosong juga ditempatkan di lapangan dan para peserta demo menuliskan aspirasinya. Salah satunya tertulis ,”Sebagai warga negara, saya tidak diberi hak untuk memilih”.

Goh mengatakan bahwa orang-orang datang bukan karena mereka menentang Presiden Halimah Yacob, tetapi untuk menunjukkan ketidakpuasan mereka terhadap sistem pemilihan tersebut dan karena tidak adanya pemungutan suara.

7 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER