Tahanan TKI Ilegal di Malaysia Capai 6 Ribu Orang

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID – Jumlah tenaga kerja Indonesia ilegal yang ditahan Jabatan Imigrasi Malaysia (JIM) terhitung per 1 Januari 2018 hingga 24 Mei mencapai 6.315 orang atau menempati urutan tertinggi.

Direktur Jabatan Imigrasi Malaysia Dato’ Seri Haji Mustafar bin Haji Ali mengemukakan hal itu di Kuala Lumpur, Sabtu (26/5).

“Tangkapan tertinggi warga Indonesia sebanyak 6.315 orang diikuti oleh warga Bangladesh 3.403 orang, Filipina 1.956 orang, Myanmar sebanyak 1.748 orang, dan sisanya dari negara lain,” katanya.

Ia mengatakan bahwa JIM merespons seruan Menteri Dalam Negeri Tan Sri Dato’ Haji Muhyiddin bin Mohd Yassin untuk mengatasi isu berkaitan dengan pekerja asing tanpa identitas (PATI) dan warga asing.

“JIM senantiasa komitmen dalam usaha memberantas masalah PATI dan usaha menyelesaikan masalah pekerja asing di negara ini,” katanya.

Komitmen itu, katanya lagi, diwujudkan melalui operasi aparat terkait yang terus-menerus dan program-program kembali bekerja serta pulang secara sukarela yang bertujuan memastikan pengusiran PATI dilakukan secara tegas demi kesejahteraan, keselamatan, dan kedaulatan negara ini.

“Sepanjang 1 Januari 2018 sehingga 24 Mei, JIM telah mengadakan sebanyak 6.019 operasi di seluruh negeri,” katanya.

Sebanyak 74.002 orang telah diperiksa dan hasilnya sebanyak 17.869 PATI dari pelbagai warga negara telah berhasil ditahan atas pelbagai kesalahan imigrasi.

Selain itu, sebanyak 455 majikan yang masih keras kepala memperkerjakan atau melindungi PATI turut ditahan sepanjang waktu tersebut.

Untuk Program Rehiring (Pemulangan Kembali) hingga 24 Mei 2018, kata dia, diikuti sebanyak 744.942 PATI dan sebanyak 83.919 majikan telah mendaftar dalam Program Rehiring ini.

“Dari jumlah ini, sebanyak 482.535 merupakan PATI dari warga negara Bangladesh, 118.115 Indonesia, 43.860 Myanmar, 32,992 India, dan selebihnya dari negara lain,” katanya.

Bagi program serah diri secara sukarela dengan PATI, lanjut dia, dikenakan denda atau lebih dikenali dengan nama Program 3+1, dari 1 Januari 2018 sehingga 24 Mei sebanyak 92.280 orang PATI telah mendaftar dan pulang ke negara asal melalui program ini.

“Dari jumlah ini, sebanyak 53.129 PATI melakukan kesalahan tinggal melebihi waktu dan sebanyak 39.151 orang PATI melakukan kesalahan tidak ada paspor atau permit (izin bekerja) yang sah,” katanya.

Ia mengatakan bahwa JIM mengambil segala langkah yang perlu dan tindakan tegas tanpa kompromi untuk menangani isu-isu berkaitan dengan PATI dan warga asing yang melakukan kesalahan.

Selain itu, masyarakat yang mempunyai informasi tentang PATI atau semua informasi yang bisa membantu JIM dalam melaksanakan penegakan hukum diminta supaya menyampaikan informasi tersebut. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy