Sidang Kasus Kim Jung Nam Putar Rekaman CCTV

0
37
Siti Aisyah
Paspor Siti Aisyah yang kini diamankan otoritas Malaysia.

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID – Sidang kasus pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jung-nam di Mahkamah Tinggi Shah Alam, Rabu (11/10), mempertontonkan rekaman CCTV kejadian pembunuhan di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) 2, 13 Februari 2017.

Penjelasan terhadap rekaman CCTV tersebut disampaikan oleh Penyidik Senior (Chief Inspector) Kantor Pusat Polisi Daerah (IPD) Sepang, KLIA, Asisten Superintendan Wan Azirul Nizam Che Wan Azis.

Dia menjelaskan waktu pergerakan terdakwa sesuai tanda waktu pada rekaman CCTV sebelum dan setelah kejadian di hadapan tujuh orang Jaksa Penuntut Umum (JPU), hakim dan tim pengacara kedua tertuduh, Siti Aisyah (25) dan Doan Thi Huong (28).

Penyidik memberikan penjelasan rekaman CCTV tersebut mulai awal persidangan sekitar pukul 09.00 hingga 11.47 waktu setempat.

Menjawab pertanyaan Wakil JPU Wan Shaharuddin Wan Ladin pada sesi pemeriksaan utama, dia mengatakan Siti Aisyah kelihatan “kepanasan” dan memegang-megang tangan serta menunjukkan tanda tidak nyaman setelah melakukan “serangan” terhadap warga Korea Utara Kim Jong-nam atau Kim Chol.

CCTV juga menunjukkan Siti mencoba mengelakkan tangannya dengan memegang eskalator ketika bergegas menuruni tangga dari Lantai 3 Lapangan Terbang Kuala Lumpur 2 (KLIA 2) ke Lantai 2 menuju ke toilet.

Rekaman CCTV pada jam 9.11 pagi, menunjukkan Siti Aisyah berlari keluar dari toilet menuju ke jalan Restoran Bibik Heritage.

Siti Aisyah yang memakai baju T tanpa lengan dan jeans koyak di lutut, kemudian berlari melalui pintu masuk Zon Hijau untuk ke eskalator kembali ke lantai 3.

Wan Azirul berkata tertuduh kedua warga Vietnam Doan Thi Huong kelihatan pula tergesa-gesa meninggalkan tempat kejadian, manakala tangan dia menengadah menunjukkan tanda selesai.

“Pergerakan dia cepat, terlihat pula tangannya diturunkan seolah-olah melepaskan lengan baju dan pakaiannya dari tapak tangan. Wajahnya cemas dan menunjukkan seolah-olah mau meninggalkan dari lokasi dengan segera dan menuju ke toilet,” katanya.

Pengacara Siti Aisyah, Goo Soon Seng saat jumpa pers mengatakan penayangan CCTV tersebut hanya merupakan proses identifikasi dalam persidangan dan belum merupakan alat bukti. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Setya Novanto dan KPK

Setnov Hadiri Sidang Perdana Pembacaan Dakwaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR Setya Novanto menghadiri sidang perdana pembacaan dakwaan kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-elektronik (KTP-el) di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)...
Satgas Pangan sidak harga sembako

Pedagang Naikkan Harga Sepihak, Polres Akan Tindak Tegas

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Polres Cianjur, Jawa Barat, akan menindak tegas agen dan pedagang yang bermain menaikkan harga secara sepihak sehingga berdampak terhadap keresahan di...
BPJS Kesehatan

Pemerintah: Penyakit Katastropik Tetap Dijamin BPJS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menegaskan pembiayaan penyakit katastropik akan tetap dijamin dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan...

KANAL WARGA TERBARU

KH. Luthfi Bashori

Jangan Makan Daging Biawak

Konon, di Mina pada kisaran tahun 1990-an, saat berlangsung ibadah mabit dan lempar Jumrah di musim haji, banyak sekali para pendatang dari berbagai daerah...
Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...