Polisi Malaysia Sita Perhiasan Hingga Ratusan Tas Hermes dari Najib Razak

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Malaysia, Jumat (18/5), menyita 284 dus berisi tas bermerek serta puluhan tas yang penuh dengan uang tunai dan perhiasan dari sebuah apartemen mewah di pusat kota Kuala Lumpur terkait dengan mantan perdana menteri Najib Razak.

Kepolisian telah menggeledah kediaman Najib dan tempat-tempat lain yang terkait dengannya sebagai bagian dari penyelidikan skandal dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Tas-tas Birkin dari Hermes, perhiasan, jam tangan serta barang-barang berharga lainnya diangkut keluar dari apartemen di kompleks hunian mewah Pavilion Residences itu pada dini hari, kata kepolisian.

“Berapa pastinya harga perhiasan, saya tidak bisa menyebutkannya, kami tahu bahwa kami menyita tas-tas berisi perhiasan dan jumlah perhiasannya cukup banyak,” kata Amar Singh, direktur penyelidikan kepolisian terhadap kejahatan perdagangan, kepada para wartawan di lokasi penyitaan.

Baca juga: Kepolisian Malaysia Geledah 5 Tempat Terkait Pencucian Uang Najib Razak

Tak lama setelah Najib dan koalisi politiknya yang telah lama berkuasa kalah dalam pemilihan umum, Mahathir Mohamad sebagai perdana menteri baru mengeluarkan larangan bagi Najib dan istrinya, Rosmah Mansor, untuk meninggalkan Malaysia.

Mahathir, 92, yang dulu merupakan mentor Najib, mengatakan ada cukup bukti untuk menyelidiki skandal multimiliar dolar AS pada dana 1MDB yang dibentuk Najib.

Pihak berwenang di enam negara, termasuk Amerika Serikat, sedang menyelidiki dana tersebut.

Najib membantah bersalah. Pengacaranya pada Kamis (17/5) mengecam penggeledahan di kediaman Najib sebagai “pelecehan”.

Para pengkritik Najib kerap menuduh istrinya gemar berbelanja barang-barang mewah, yang menurut mereka dilakukan dengan menggunakan dana negara.

Dugaan barang-barang mewah yang dimiliki Rosmah, termasuk tas-tas bermerek, jam tangan dan perhiasan yang dibelinya saat melakukan perjalanan di luar negeri, telah diberitakan secara luas. Namun, Rosmah tidak pernah berkomentar soal dirinya sendiri.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengatakan tahun lalu dalam dokumen gugatan sipil bahwa dana senilai hampir 30 juta dolar AS (Rp424,3 miliar) yang dicuri dari 1MDB digunakan untuk membeli perhiasan bagi Rosmah, termasuk satu set kalung bertakhtakan sebuah berlian merah mudah 22 karat yang langka. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER