Pesawat Militer Myanmar Bawa 104 Penumpang Jatuh

0
117
Myanmar shaanx y-8
Pesawat militer Myanmar Shaanxi Y-8

YANGON – Puing-puing dari sebuah pesawat militer Myanmar yang hilang ditemukan di Laut Andaman, di sebelah tenggara Teluk Benggala atau persisnya di wilayah barat Myanmar pada Rabu malam (7/6). Pesawat ini mengangkut 104 penumpang. Demikian kata seorang pejabat setempat dan sebuah sumber angkatan udara kepada AFP.

“Sekarang mereka telah menemukan potongan-potongan pesawat yang rusak di laut sejauh 136 mil (218 km) dari kota Dawei,” kata Naing Lin Zaw, seorang pejabat pariwisata di kota Myeik. Ia menambahkan bahwa Angkatan Laut Myanmar masih mencari reruntuhan dan korban di laut.

Sebuah sumber angkatan udara yang meminta untuk dirahasiakan namanya, mengonfirmasi sebuah kapal pencari dan penyelamatan angkatan laut telah menemukan potongan-potongan pesawat.

“Komunikasi mendadak hilang pada pukul 1.35 waktu setempat (07:05 GMT) saat pesawat berada di 20 mil sebelah barat kota Dawei,” terang Kepala Komando Militer Myanmar, Min Aung Hlaing, dalam pernyataan resminya seperti dilansir AFP.

Empat kapal angkatan laut dan dua pesawat angkatan udara telah dikerahkan Pemerintah Myanmar untuk mencari pesawat tersebut. Pesawat ini hilang dari radar saat terbang di selatan Kota Myeik dan Yangon dengan ketinggian 18.000 kaki.

Dawei adalah kota pelabuhan yang berjarak sekitar satu jam dari Yangon, kota bisnis Myanmar.

Menurut pejabat setempat, pesawat mengangkut 90 penumpang, termasuk pasukan udara dari Myiek dan keluarganya, serta 14 awak kapal.

Dikatakan pesawat tersebut diluncurkan pada Maret tahun lalu dan memiliki 809 jam terbang.

“Dugaan sementara adalah kegagalan teknis, karena cuaca baik-baik saja di sana,” kata sumber bandara kepada AFP, meminta tidak disebutkan namanya.

Armada militer Myanmar memiliki sejarah kecelakaan pesawat baru-baru ini.

Semua awak sebanyak lima orang tewas ketika sebuah pesawat angkatan udara terbakar segera setelah lepas landas dari ibukota Naypyidaw pada Februari tahun lalu.

Tiga perwira tentara tewas pada bulan Juni ketika helikopter Mi-2 mereka jatuh ke lereng bukit dan terbakar di Bago selatan.

Pesawat yang hilang adalah turboprop empat mesin Y-8F-200, model buatan China yang biasa digunakan militer Myanmar untuk mengangkut kargo. Seorang mantan eksekutif di Kementerian Penerbangan Myanmar mengatakan bahwa itu adalah salah satu pesawat pengangkut militer dan sipil China yang paling populer.

Yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir adalah pada tahun 2012 ketika sebuah jet Air Bagan jatuh-mendarat dalam kabut tebal dan terbakar dari landasan pacu di bandara Heho, menewaskan seorang penumpang dan pengendara sepeda motor di lapangan. (RoryA/IwanY)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...