Keamanan Nasional Terancam, Thailand Perketat Pengawasan Warga Asing

0
13
Bangkok, Thailand

BANGKOK, SERUJI.CO.ID – Thailand sedang meningkatkan langkah-langkah untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap para pengunjung dari luar negeri di tengah kekhawatiran bahwa mereka kemungkinan terlibat dalam kejahatan selama berada di negara itu.

Juru bicara Departemen Pertahanan Letnan Jenderal Kongcheep Tantrawanich pada Rabu (15/2) membenarkan bahwa Biro Imigrasi dan Departemen Pemerintahan Provinsi sedang bersama-sama mempersiapkan langkah untuk menerapkan pengawasan lebih ketat.

Data semua warga asing yang masuk ke Thailand dan berangkat dari negara itu akan direkam serta diperbarui dalam sebuah sistem penyimpanan data Program Tunggal.

loading...

Juru bicara memberikan keterangan pada acara jumpa pers setelah pertemuan pada Rabu (14/2).

Pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Prawit Wongsuwan itu berlangsung antara para pejabat Biro Imigrasi, Departemen Pemerintahan Provinsi serta badan-badan pemerintahan lainnya menyangkut langkah-langkah pengawasan terhadap para warga asing.

Langkah tersebut terutama dirancang agar pihak berwenang tetap dapat mengawasi para warga asing ketika mereka melakukan perjalanan dan tinggal di Thailand.

Langkah lebih ketat saat ini sedang dipersiapkan oleh badan-badan pemerintah dan akan diterapkan secara resmi di seluruh negeri dalam enam bulan mendatang, menurut Letjen Kongcheep.

Pihak berwenang akan mengajukan sistem referensi paspor elektronik pengganti dokumen imigrasi, yang disebut dengan Tor Mor 6, memindai sidik jari para pengunjung asing serta membuat salinan paspor mereka saat memasuki wilayah negara, kata juru bicara.

Semua hotel, rumah penginapan dan tempat-tempat menginap lainnya yang digunakan oleh para pengunjung dari luar negeri akan mencatat data masuk dan keluar selain informasi yang tertera di paspor mereka, ujarnya.

Para pengelola hotel, rumah penginapan dan tempat-tempat menginap lainnya yang diisi oleh para warga asing akan sangat ketat diwajibkan untuk menyerahkan data yang telah dicatat itu, termasuk tanggal-tanggal ‘check’in’ dan ‘check-out’ serta informasi lainnya yang berkaitan dengan tamu-tamu mereka, kepada pejabat keimigrasian atau kepolisian setempat.

“Langkah-langkah itu terutama dirancang untuk menyimpan data masuk, keberangkatan dan masa tinggal para pengunjung dari luar negeri di bawah pengawasan ketat dan terintegrasi oleh pihak berwenang serta untuk mengurangi kekhawatiran keamanan nasional terkait kejahatan transnasional, mafia atau terorisme serta perjalanan ilegal dan penipuan dengan telepon, yang kemungkinan mereka terlibat di dalamnya,” kata Letjen Kongcheep.

Juru bicara Departemen Pertahanan itu sebelumnya mengatakan bahwa lebih dari 8.000 warga asing diduga tinggal secara ilegal di berbagai wilayah di Thailand. Banyak di antara mereka yang ditakutkan pihak berwenang kemungkinan telah melakukan kejahatan atau kemungkinan terlibat kejahatan. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Suap

Suap APBD Jambi, Anggota DPRD Mulai Diperiksa

JAMBI, SERUJI.CO.ID - Sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi menjalani pemeriksaan di Pengadilan Tipikor untuk tiga terdakwa kasus suap APBD Provinsi Jambi 2018 senilai Rp3,4 miliar. Berdasarkan...

PBB: Badai Ancam Jutaan Pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh

NEW YORK, SERUJI.CO.ID - Musim badai yang akan tiba mengancam lebih dari 1,5 juta pengungsi Muslim Rohingya dari Myanmar di kamp pengungsi Bangladesh selain sebanyak...

Mini Market 212 Mart Kembali Buka Gerai di Tangerang

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Mini market 212 Mart, yang dikembangkan Koperasi Syariah 212 membuka gerai keempatnya di Banjar Wijaya Kota Tangerang, Banten. "Sangat sulit untuk menunjukkan eksistensi...

Ribuan Jiwa di Kuningan Mengungsi Akibat Longsor

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Ribuan jiwa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terpaksa mengungsi akibat di daerahnya terkena longsor dan pergerakan tanah yang merusak tempat tinggal mereka. "Yang...
Gedung Kejaksaan Agung

Kejagung Raih Penghargaan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Agung mendapatkan penghargaan peringkat kedua atas kinerja pelaksanaan Anggaran Terbaik Kategori Pagu Sedang Tahun Anggaran 2017 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. "Kejagung...
loading...
Light at the end of the tunnel

Garis 8: Hak Asasi Manusia di Hadapan Tuhan

Saat ini banyak manusia yang menuntut agar “berhak segalanya". Apapun yang dikehendaki tak boleh dilarang, dengan sekedar alasan “tokh, tidak ganggu orang lain”. Maka,...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...