Kasus TKW Adelina, Polisi Tahan Tiga Pelaku

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur Irjen Polisi Raja Erizman mengatakan pihaknya telah menahan tiga orang yang terlibat dalam kasus perdagangan orang (human trafficking) yang menimpa Adelina Sau.

“Tiga pelaku sudah kami tahan dan kami akan kembangkan terus siapa yang paling bertanggung jawab dalam kasus Adelina ini terutama dari PJTKI yang merekrutnya,” kata Irjen Polisi Raja Erizman kepada wartawan di Kupang, Selasa (20/2), terkait pengusutan kasus Adelina Sau.

Adelina Sau (21), buruh migran TKW asal Desa Abi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan, meninggal akibat penyiksaan oleh majikannya di tempat kerjanya di Penang, Malaysia.

Adelina mengalami penyiksaan dan perlakuan secara tidak manusiawi oleh majikannya.

Ia dilaporkan meninggal dunia pada Ahad (11/2) dan jenazahnya telah dipulangkan ke daerah asal melalui Kupang pada Ahad (17/2).

Terhadap kasus itu, pihak kepolisian setempat terus melakukan pengusutan untuk menindak oknum-oknum yang terlibat dalam perdagangan manusia yang berujung pada meninggalnya Adelina Sau.

“Kami akan kejar terus oknum-oknuam yang bertanggung jawab atas kasus ini termasuk PJTKI yang merekrutnya,” katanya.

Raja Erizman memastikan, pengusutan kasus itu juga akan dilakukan hingga ke Blitar, Jawa Timur, yang diinformasikan sebagai tempat pembuatan paspor palsu yang dikantongi Adelina Sau untuk bekerja di negeri jiran Malaysia.

Tiga pelaku yang sudah ditangkap itu, lanjutnya, merupakan para perekrut yang beroperasi di Nusa Tenggara Timur.

“Kami akan selidiki lagi bagaimana peran masing-masing perekrut ini kemudian kaitannya dengan pihak perusahaan perukrut dan seterusnya,” katanya. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ruang Publik yang Manusiawi bersama Pancasila

Indeks dalam konteks ini telah berhasil mengucapkan sayonara pada ide sekularisme.

5 Gili Paling Indah di Lombok Selain Gili Trawangan

Lombok enggak melulu soal Gili Trawangan karena ada gili-gili lainnya yang enggak kalah menarik untuk dikunjungi.

Orang Lebih Suka Cari Rumah Saat Sedang Bekerja

Berdasarkan traffic pengunjung portal properti Lamudi.co.id, ternyata waktu favorit masyarakat mencari rumah adalah saat di hari kerja, yakni pada hari Selasa hingga Kamis mulai pukul 10.00 pagi sampai 14.00 siang.

Nilai Nadiem Belum Layak Jadi Menteri, Driver Online: Lebih Baik Fokus Besarkan Gojek

Rahmat menilai, Nadiem belum layak menjadi menteri. Contoh skala kecil saja, dalam menjalankan bisnisnya di Gojek, Nadiem belum mampu mensejahterakan mitra nya, para driver online, baik yang roda dua maupun roda empat.

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Demokrasi di Minangkabau