Indonesia dan Kamboja Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bilateral


JAKARTA, SERUJI.CO.ID –┬áPemerintah Indonesia dan Kamboja sepakat untuk meningkatkan kerja sama dan hubungan bilateral setelah Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn berkunjung ke Indonesia, Jumat (2/2).

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menerima kunjungan Menlu Prak Sokhonn di Gedung Pancasila, Jakarta.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua menteri membahas dan bertukar pandangan tentang berbagai isu dan hal yang menjadi kepentingan bersama.

“Dalam penguatan hubungan bilateral kami berdua menyepakati pentingnya memanfaatkan sidang komisi bersama untuk kerja sama bilateral sebagai forum utama untuk meninjau kemajuan dari hubungan bilateral,” kata Menlu Retno.

Oleh karena itu, Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi sidang komisi bersama kerjasama bilateral Indonesia-Kamboja pada paruh kedua 2018.

Indonesia dan Kamboja sepakat untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara khususnya pada penguatan mekanisme bilateral antara lain di bidang perdagangan dan investasi, pariwisata, pertahanan, pertanian, konektivitas, dan kerja sama regional.

“Saya hadir di sini untuk menegaskan kembali keinginan bersama kita untuk lebih lanjut memajukan hubungan persahabatan dan kerjasama yang erat dari kedua negara,” kata Menlu Prak Sokhonn.

Di bidang ekonomi, kedua negara mencatat pertumbuhan nilai perdagangan bilateral yang positif dengan nilai perdagangan sebesar 492,74 juta dolar AS pada periode Januari-November 2017.

Angka perdagangan kedua negara mengalami peningkatan sebesar 23 persen dari angka perdagangan di periode yang sama pada 2016 sebesar 400,01 juta dolar AS.

Sementara itu, nilai investasi Indonesia di Kamboja mencapai kurang lebih 350 juta dolar AS pada 2016 yang mencakup bidang seperti kuliner, perumahan, transportasi, dan infrastruktur Dalam pertemuan tersebut, Kamboja juga menyatakan ketertarikannya untuk meningkatkan kerja sama dan investasi di bidang farmasi dengan Indonesia dan mengundang perusahaan farmasi Indonesia untuk berinvestasi ke sana.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Tragedi Lion JT-610: Urgensi Audit Maskapai Airline untuk Keselamatan Penerbangan

"Secara juridis bila terjadi suatu kecelakaan (accident) pesawat udara dalam kegiatan penerbangan maka Pemerintah juga dapat ditarik menjadi pihak yang harus bertanggungjawab sebagai suatu perbuatan kelalaian dalam melaksanakan kewajiban hukum" -Prof Dr Hasim Purba, SH.MHum

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close