Tragedi Sepakbola Afrika; 17 Tewas Terinjak-injak

UIGE – Niatnya menikmati pertandingan. Nyatanya, harus berdesak-desakan di pintu stadion. Tak pelak, terjadilah salah satu tragedi mengerikan sekaligus menyedihkan dalam jagad sepakbola. Setidaknya 17 tewas, termasuk anak-anak, akibat berdesak-desakan di Angola negara di pantai barat benua Afrika.

Kantor berita Reuters dan Associated Press pada Sabtu (11/2) sama-sama mengabarkan, tragedi itu terjadi Jumat siang di stadion kecil kota Uige di sisi utara Angola. Para fans sepakbola berjejalan masuk ke stadion kecil berkapasitas 8.000 orang. Ujung-ujungnya ada yang jatuh dan terinjak.

Para penggila bola berdatangan ke stadion untuk menikmati pertandingan inaugural antara tim local Santa Rita de Cassia yang menjamu Recreativo de Libolo dalam liga nasional Girabola. Di negeri bekas jajahan Portugal itu, sepakbola memang menjadi hiburan utama.

Tapi, besarnya peminat sepakbola tidak bisa ditampung oleh besarnya kapasitas stadion. Sejumlah orang tidak bisa masuk stadion menjelang pertandingan. Mereka lalu mendorong pagar pembatas. Saat pembatas roboh, beberapa orang ikut terjatuh lalu terinjak-injak.

Susah dipastikan berapa yang jadi korban. Yang dilarikan ke rumah sakit tercatat 76 orang dalam kondisi luka termasuk lima orang kritis. Kantor berita Lusa dari Portugal dan kantor berita Angop milik pemerintah Angola melaporkan 17 tewas termasuk beberapa masih anak-anak.

Presiden Jose Eduardo dos Santos mengekspresikan duka cita pada keluarga para korban. Ia juga menginstruksikan para pejabatnya untuk membantu korban luka. Langkah berikut, harus dilakukan investigasi menyuluruh tentang kejadian.

Tragedi Desak-desakan di Stadion

  • 12 Maret 1988; 93 tewas dan 100 luka saat penonton berusaha keluar dari Stadion Dasarath Rangasala di Kathmandu yang dilanda badai petir saat tanding Bangladesh lawan Nepal. Mereka masuk lorong yang ujungnya terkunci sehingga yang balik berdesakan dengan yang masuk.
  • 10 Maret 1987; 20 tewas di Tripoli, ibukota Libya, saat penonton panik akibat ada orang menyabet-nyabetkan pisau. Kepanikan membuat stadion roboh.
  • 29 Mei 1985; 39 tewas dan 600 terluka di Stadion Heysel di Brussels, Belgia, saat terjadi bentrok antara fans Juventus dan fans Liverpool dalam final Piala Eropa.
  • 20 Oktober 1982; 340 tewas di Stadion Lenin, Moskow, Rusia, akibat desakan antara orang yang keluar stadion dan orang yang kembali masuk karena baru saja terjadi gol.
  • 24 Mei 1964; 318 tewas dan 500 luka di Stadion Nasional Peru di Lima dalam tanding Argentina vs Peru setelah polisi melepas gas air mata lantaran penonton protes keputusan wasit.

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.