Tanzania dan WHO Usaha Kendalikan Penyebaran Penyakit Zoonotic

0
13
WHO United Nation
WHO United Nation

DAR ES SALAAM, SERUJI.CO.ID – Ahli kesehatan dan margasatwa Tanzania dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (16/10) mulai membahas cara yang ditujukan untuk mengendalikan penyakit yang menyebar dari hewan ke manusia, yang juga dikenal dengan nama penyakit “zoonotic”.

Para ahli tersebut, yang bertemu di Ibu Kota Komersial Negara Afrika Timur itu Dar es Salaam, selama tiga hari dijadwalkan membahas cara menjembatani jurang pemisah dalam komunikasi, campur-tangan dan pelaksanaan berbagai strategi yang bertujuan mengendalikan penyakit seperti Demam Lembah Rift, brucellosis, Rabies, Antraks dan wabah.

Sebanyak 60 persen penyakit itu –yang mempengaruhi manusia– telah berasal dari hewan dan menjadi ancaman bagi kehidupan manusia, perdagangan serta pembangunan, kata WHO. Ditambahkannya, pengendalian penyakit tersebut memerlukan campur-tangan ahli.

Pertemuan itu, yang berjudul “International Health Regulation-Performance of Veterinary Services Pathway Bridging Workshop”, juga telah menarik ahli mengenai ternak dan pertanian.

Pembahasan akan dipusatkan pada konsept One-Health, upaya kerja sama banyak disiplin yang bekerja secara lokal, nasional dan global, guna mempertahankan kesehatan optimal bagi manusia, hewan dan lingkungan hidup.

Janeth Mghamba, Direktur bagi Obat Pencegahan di Kementerian Kesehatan, mengatakan kepada para ahli bahwa upaya bersama oleh pemegang saham telah muncul saat Tanzania sedang mengerjakan satu strategi guna meningkatkan keamanan kesehatan.

Pemerintah sekarang sedang bekerja mengenai cara menerapkan Rencana Aksi Nasional bagi Keamanan Kesehatan, yang diluncurkan di Dodoma belum lama ini, kata wanita pejabat tersebut.

Ia menyatakan, “Selama pertemuan ini, kita akan membahas secara panjang lebar cara memanfaatkan rencana ini guna meningkatkan kesehatan di negeri ini.”

Mghamba mengatakan Tanzania memimpin dalam pelaksanaan Peraturan Kesehatan Internasional 2005, saat negara tersebut berjuang menanggulangi penyakit menular seperti Ebola –yang menjadi ancaman bagi keamanan kesehatan nasional dan global.

Ritha Njau, Pejabat yang Bertugas di Kantor WHO di Dar es Salaam, mengatakan konsep One-Health bukan baru, tapi itu adalah inti untuk menyelamatkan Tanzania dan negara lain dari penyakit hewan ke manusia.

Njau berkata, “Sekarang waktunya untuk meneliti cara mempersatukan ini guna mengidentifikasi kesamaan, jurang pemisah dan menjelaskan kesempatan bagi peningkatan koordinasi berdasarkan One-Health untuk mewujudkan hasil yang lebih besar dan berjangkauan jauh.” (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Danau Toba

KemenPURR Anggarkan Rp 800 Miliar untuk Danau Toba dan Pulau Samosir

DELI SERDANG, SERUJI.CO.ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp 800 miliar hingga 2019 untuk membangun jalan menuju Danau Toba dan Pulau...
Besiktas - 2017

Besiktas Masuk ke Putaran 16 Besar Liga Champions Untuk Pertama Kalinya

ISTANBUL, SERUJI.CO.ID -  Juara Turki Besiktas mencapai putaran 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya ketika mereka bangkit dan bermain imbang 1-1 dengan tamunya Porto,...
Kapuspenkum Kejagung M Rum

Kejagung: Pembobol Kredit Bank Mandiri Segera Disidangkan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Agung menyatakan tersangka pembobolan kredit PT Bank Mandiri Tbk sebesar Rp 201,098 miliar, MS alias HP atau Aping dan EWL, segera...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...