Tanzania Ancam Penjarakan Pembela Kaum Homoseks

NAIROBI – Pemerintah Tanzania mengancam untuk menangkap dan mendeportasi mereka yang berkampanye untuk hak-hak kaum homoseks, termasuk organisasi yang melindungi kepentingan kelompok homoseksual.

“Saya ingin mengingatkan semua organisasi dan institusi yang berkampanye melindungi kepentingan homoseksual, kami akan menangkap siapa pun yang terlibat dan menyeretnya ke pengadilan,” kata Menteri Dalam Negeri Mwigulu Kata Nchemba, Senin (26/6), dikutip dari kantor berita AFP.

Bahkan, kata Nchemba, orang asing yang terlibat dalam kampanye semacam itu akan dideportasi dalam waktu singkat.

“Mereka bahkan tidak memiliki waktu untuk mencabut ponsel mereka dari stopkontak,” ujar Nchemba.

“Mereka yang tertarik dengan homoseksualitas harus pergi dan tinggal di negara-negara yang membuka diri untuk urusan semacam itu,” tegasnya.

“Jika ada organisasi di negara ini yang mendukung dan melakukan kampanye untuk homoseksualitas, akan kami tindak,” tegasnya lagi.

Komentar Nchemba datang beberapa hari setelah Presiden John Magufuli mengecam LSM yang mengampanyekan hak-hak homoseks.

Presiden mengatakan mereka harus ditindak, walaupun ini berarti negara tersebut bakal kehilangan bantuan asing.

“Mereka yang mengajar hal-hal seperti itu tidak menyukai kita. Mereka membawakan kita obat-obatan dan praktik homoseksual yang bahkan untuk sapi pun tak cocok,” tegas Magufuli dalam pidatonya, Kamis (22/6).

Perlu diketahui, di Tanzania, hubungan homoseks laki-laki diancam dengan hukuman penjara 30 tahun. Namun hukum di negara tersebut tidak mengatur tentang hubungan lesbian atau sesama wanita.

Dan homoseksualitas adalah illegal di 38 dari 54 negara di Afrika, bahkan ada yang memberlakukan hukuman mati seperti di Mauritania, Sudan dan Somalia. (IwanY)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER