Presiden Mesir Dukung Penuh Kemerdekaan Rakyat Palestina

KAIRO, SERUJI.CO.ID – Presiden Mesir Abdel-Fattah As-Sisi dan Raja Jordania Abdullah II pada Rabu (23/5) menekankan bahwa tak-adanya prospek bagi masalah Palestina akan mengakibatkan ketidak-stabilan lebih parah di wilayah tersebut.

Selama satu pertemuan di Ibu Kota Mesir, Kairo, kedua pemimpin itu menyatakan masalah Yerusalem harus diselesaikan dalam masalah status akhir dengan dasar penyelesaian dua-negara.

Raja Jordania tiba di Kairo pada Rabu  (23/5) untuk kunjungan resmi satu-hari.

Juru Bicara bagi Presiden Mesir Bassam Rady mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa kedua pemimpin tersebut menekankan dukungan penuh mereka bagi hak sah rakyat Palestina, dengan hak untuk mendirikan negara merdeka mereka dengan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota.

Kunjungan Raja Jordania tersebut dilakukan hampir satu pekan setelah kedua pemimpin itu membahas, dalam percakapan telepon, upaya untuk mencapai penyelesaian politik di wilayah tersebut serta perkembangan terkini di wilayah itu, terutama di Palestina.

Tak kurang dari 63 orang Palestina di Jalur Gaza tewas dan sebanyak 2.800 orang lagi cedera dalam bentrokan antara pasukan Israel dan pemrotes Palestina, yang menentang pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem, kota yang bagian timurnya diinginkan oleh Palestina sebagai Ibu Kota Negara masa depan mereka.

Pada 14 Mei, Amerika Serikat memindahkan Kedutaan Besarnya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, enam bulan setelah Presiden AS Donald Trump mengakui kota yang menjadi sengketa tersebut sebagai Ibu Kota Israel.

Mereka juga menyoroti pentingnya untuk melanjutkan upaya masyarakat internasional guna melanjutkan perundingan langsung antara pihak Palestina dan Israel, yang akan mengarah kepada penyelesaian dua-negara dengan dasar gagasan perdamaian Arab dan akan memberi sumbangan bagi pemulihan kestabilan serta pembukaan babak baru buat Timur Tengah.

Kedua pemimpin itu juga menekankan perlunya penyelesaian politik bagi krisis di Suriah, guna memelihara keutuhan wilayahnya, dan menegaskan dukungan mereka buat rakyat Suriah agar mereka bisa mewujudkan aspirasi untuk hidup dalam keselamatan dan kestabilan.

Keduanya juga telah menggaris-bawah keinginan bagi koordinasi timbal-balik di berbagai bidang kepentingan bersama guna memajukan hubungan strategis antara kedua negara mereka. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER