Arkeolog Temukan Mummy Baru di Mesir

1
150
  • 2
    Shares
mummy, mesir
Penemuan ke 17 mummy baru diharapkan mampu menggenjot sektor pariwisata Mesir. (FOTO: AFP/Khaled Desouki)

KAIRO – Mesir telah menemukan situs kuburan kuno lengkap dengan sedikitnya 17 mummy yang masih utuh.

Ini adalah yang terbaru dari beberapa penemuan yang digambarkan oleh Kementerian Sejarah Kuno (antiquities) Mesir sebagai angin segar bagi sektor pariwisata yang sedang mengalami masa sulit.

Kuburan kuno tersebut ditemukan delapan meter di bawah tanah di Minya, sebuah provinsi yang terletak 250 km di selatan Kairo, yang terdiri atas sarcophagus (peti mati) yang terbuat dari batu lime dan tanah liat, peti mati untuk hewan, dan lembaran papyrus dengan tulisan kuno Demotik.

Ruang kuburan itu pertama kali terdeteksi tahun lalu oleh tim dari mahasiswa Universitas Kairo menggunakan teknologi radar.

“Belum bisa dipastikan, namun dipercaya mummy tersebut berasal dari periode Greco-Roman yaitu dalam rentang 600 tahun sebelum penaklukan Alexander Agung 332 SM,” kata Mohamed Hamza, seorang peneliti Universitas Kairo yang memimpin proses ekskavasi, seperti dilansir dari Al-Jazeera, Sabtu (13/5).

Para ahli memperkirakan keseluruhan mummy di lokasi tersebut berjumlah 32.

“Namun demikian, penemuan ini masih dalam tahap awal,” kata Menteri Sejarah Khalid el Enany kepada wartawan.

Pemerintah Mesir berharap penemuan-penemuan baru ini mampu mencerahkan kembali citranya di dunia dan membangkitkan minat para pelancong yang pada masanya berbondong-bondong mengunjungi kuil Fir’aun dan piramida, namun kemudian memudar akibat gonjang-ganjing politik tahun 2011.

Dalam beberapa bulan terakhir, para arkeolog di Mesir telah mengekskavasi beberapa relik bersejarah.

Rabu lalu (10/5), Kementerian Sejarah Kuno telah mengumumkan penemuan ruang kuburan seorang anak perempuan Firaun yang berumur 3700 tahun.

Sebelumnya di bulan Maret, patung-patung Firaun kuno berumur 3700 tahun juga ditemukan di pinggiran Kairo.

Menteri Pariwisata Mesir, Yehia Rashed, mengatakan bulan lalu bahwa penemuan-penemuan ini dapat meningkatkan kedatangan wisatawan ke Mesir menjadi 10 juta orang, peningkatan dari jumlah wisatawan 2015 yang sebanyak 9,3 juta orang. Tapi masih jauh dari 14,7 juta orang yang datang pada tahun 2010.

Sebagai perbandingan, jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia pada tahun 2015 menurut Badan Pusat Statistik adalah 10,4 juta orang.

 

CJ: M. Gauzal Asnawi
EDITOR: Iwan Y

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU