21 Tewas Akibat Banjir di Somalia

MOGADISHU, SERUJI.CO.ID – Sedikitnya 21 orang telah tewas dan ribuan orang lagi terpengaruh oleh banjir dan topan yang membawa hujan lebat yang mengguyur banyak bagian negara Tanduk Afrika, kata badan bantuan PBB pada Jumat (25/5) malam .

Kantor PBB bagi Koordinasi urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan banjir dan topan yang telah mempengaruhi hampai 800.000 dan membuat lebih dari 230.000 orang lagi juga telah mempengaruhi mata pencarian masyarakat, ternak, tempat berlindung dan prasarana penting di seluruh negeri itu.

“Sejauh ini, 21 orang dikonfirmasi tewas termasuk sembilan di Negara Bagian Hirshabelle, empat di Negara Bagian Jubaland dan delapan di Wilayah Banadir,” kata OCHA di dalam Pembaruan Keterangannya.

Pemerintah Somalia dan mitra kemanusiaan memerlukan 80 juta dolar AS untuk meringankan dampak banjir dan mengalihkan krisis kemanusiaan dengan skala yang lebih besar.

Lembaga bantuan juga berusaha memanfaatkan hujan saat ini untuk potensi pertanian guna menangani kondisi rawan pangan yang telah ditambah parah oleh kemarau yang berkepanjangan.

Banjir terjadi sementara upaya dilancarkan guna menangani dampak musim kemarau terdahulu yang terjadi berturut-turut yang membuat tak kurang dari 5,4 juta orang memerlukan bantuan kemanusiaan.

Menurut PBB, paruh pertama musim hujan Gu Somalia, yang berawal pada Maret, telah mencatat jumlah curah hujan yang tak pernah terjadi sebelumnya, dan menyamai hujan lebat yang terakhir kali dialami oleh Somalia pada 1981.

Satu pekan terakhir telah menyaksikan berkurangnya aktifitas hujan di seluruh Somalia dan di dataran tinggi Ethiopia, kata Managemen Informasi Tanah dan Air Somalia (SWALIM) –yang dikelola Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

Namun, permukaan air sungai masih tinggi dan banjir terus terjadi di sepanjang Shabelle, sementara permukaan air berkurang di hilir Sungai Juba, kata SWALIM.

Di Kota Kecil Belet Weyne dan daerah di sekitar Negara Bagian Hirshabelle, air banjir menyusut sementara ketinggian banjir di Bulo Burto dan jalalasqi telah meningkat.

“Curah hujan diperkirakan makin berkurang, selain dari daerah pantai Selatan dan dataran tinggi Ethiopia, tempat hujan sedang diperkirakan turun,” kata OCHA. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Dokter Bedah Yang Ditahan Kejari Pekanbaru Ini, Gemar Ongkosi Pasien Kurang Mampu

Tak hanya memberi pengobatan gratis, ternyata selama ini drg Masrial juga banyak membantu pasien kurang mampu. Apa saja bentuk bantuan itu?

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Akibat drg Masrial Ditahan Kejari, Operasi Gratis Bibir Sumbing 40 Pasien Ini Terancam Batal

Akibat penahanan drg. Masrial, pelaksanaan operasi gratis bibir sumbing di Bengkulu terancam batal.