150 Tahanan Palestina di Penjara Israel Mogok Makan

PALESTINA, SERUJI.CO.ID – Setelah berhari-hari pembicaraan dan optimisme mengenai kesepakatan, sebanyak 150 tahanan Palestina di penjara Israel pada Senin siang (8/4) memulai mogok makan.

Pembicaraan dengan petugas Layanan Penjara Israel (IPA) gagal mengenai masalah keprihatinan tahanan, kata Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan pada Senin (8/4).

Di dalam satu pernyataan, Komisi itu mengatakan wakil dari tahanan telah mengumumkan keputusan tersebut setelah beberapa hari pembicaraan dengan IPA di Penjara Rimon tak ada hasil yang dicapai. Oleh karena itu, mereka telah menyerukan pemogokan terbuka, termasuk menolak minum air.

Kelompok tahanan Palestina menuntut IPA mencabut semua alat penghambat gelombang yang belum lama ini dipasang di beberapa penjara karena dampaknya pada kesehatan tahanan.
​​​​​​
Mereka antara lain juga menuntut kunjungan oleh keluarga tahanan di Jalur Gaza agar diizinkan, pemasangan telepon umum di penjara, pengakhiran pengucilan tahanan yang dihukum setelah kerusuhan baru-baru ini di penjara, penghentian serangan dan penyerbuan ke sel tahanan serta peningkatan layanan medis.

Komisi Urusan Tahanan mengatakan pemogokan itu, yang dimulai oleh 150 tahanan di Penjara Ramon dan Naqab (Ketziot), akan meluas dalam beberapa hari ke depan hingga mencakup tahanan di penjara lain.

Kepala Komisi Urusan Tahanan Qadri Abu Bakr mengatakan ia percaya IPA mundur dari apa yang disepakati dalam beberapa hari belakangan dengan tahanan sebagai akibat dari tekanan politik karena pemilihan umum Israel, yang berlangsung pada Selasa (9/4).

Para tahanan sebelumnya pernah melakukan mogok makan massal guna menuntut perlakuan dan kondisi yang lebih baik tapi pemogokan mereka selalu berakhir dengan mereka mengonsumsi air asin guna menghindari dehidrasi. Namun, kali ini pemogokan juga akan meliputi penolakan minum, yang dapat mengakibatkan kondisi serius dalam waktu singkat.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Gilad Erdan, yang ekstrem, dalam beberapa bulan belakangan secara pribadi memimpin kampanye untuk membuat kehidupan tahanan jadi sulit. Caranya meliputi pengurangan jumlah air yang diterima tahanan sampai perintah pemasangan alat penghambat gelombang. Ia belum lama ini meminta rumah-rumah sakit Israel bersiap-siap menerima para tahanan yang akan mogok makan dan minum. Langkah itu merupakan tanda bahwa tuntutan tahanan takkan dipenuhi.

Ada sebanyak 6.000 orang Palestina yang ditahan di berbagai penjara Israel. Banyak di antara mereka sudah dipenjara bertahun-tahun dan bahkan beberapa tahanan menjalani hukuman penjara seumur hidup karena melawan pendudukan Israel atas tanah air mereka.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi