Polresta Madiun Amankan Ribuan Liter Miras

MADIUN, SERUJI.CO.ID – Petugas Polres Madiun Kota, Jawa Timur mengamankan sebanyak 1.725 liter minuman keras selama Operasi Tumpas Semeru 2018 yang digelar pada tanggal 13 hingga 24 April 2018.

“Selama operasi Tumpaas Semeru, barang bukti minuman keras yang disita mencapai 1.725 liter. Selain itu juga mengamankan sabu-sabu dan tujuh tersangka,” ujar Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Psaribu saat kegiatan Anev Operasi Tumaps Semeru 2018, Kamis (26/4).

Menurut dia, peredaran minuman keras saat ini menjadi atensi atau perhatian kepolisian dari pusat hingga wilayah polres.

Menindaklanjuti hal itu, pihaknya dan jajaran Polres Madiun Kota akan lebih intensif lagi dalam memberantas peredaran minuman keras di wilayah hukumnya.

“Instruksi dari pusat, agar tidak ada lagi minuman keras di wilayah polres masing-masing. Sehingga kami mengimbau masyarakat agar memberitahukan jika ada peredaran minuman keras,” kata Nasrun.

Pihaknya juga menegaskan tidak boleh ada yang melakukan kegiatan minum minuman keras ataupun oplosan yang beredar di masyarakat. Polisi akan menindak tegas masyarakat yang melanggar.

“Itu akan kita tindak tegas sampai diproses sesuai dengan prosedur yang ada,” kata Nasrun lebih lanjut.

Selain mengamankan ribuan liter minuman keras, Polres Madiun Kota juga mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba jenis sabu-sabu selama Operasi Tumpas Semeru 2018.

Adapun, sabu-sabu yang diamankan mencapai seberat 0,92 dari tujuh tersangka pengguna sekaligus pengedar narkotika.

Pihaknya akan intensif melakukan pemberantasan peredaran narkoba dan minuman keras yang merusak kesehatan dan generasi bangsa.

Untuk penjual minuman keras akan dikenai dengan perda tindak pidana ringan. Sedangkan para tersangka narkoba akan dijerat dengan pasal 114 jo pasal 132 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan