Polisi Musnahkan Ribuan Botol Miras Oplosan di Palembang

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Kota Palembang, Kamis (12/4), memusnahkan 2.000 botol minuman keras oplosan hasil razia untuk menekan maraknya peredaran minuman keras itu di masyarakat.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono di Palembang sesuai pemusnahan di halaman Mapolresta Palembang mengatakan sepanjang bulan April 2018 pihaknya menyita 2.000 botol minuman keras oplosan.

“Ini hasil kegiatan rutin Polresta Palembang dan Polsek jajaran. Kami sita minuman keras ini dari berbagai warung yang tidak memiliki izin,” kata dia.

Menurutnya, kegiatan pemberantasan minuman keras ini sebagai langkah penekanan terhadap angka kasus kejahatan konvensional di Kota Palembang.

Polresta Palembang mencatat dari berbagai kasus uang terjadi beberapa di antaranya dilakukan saat kondisi pelaku sedang dalam keadaan mabuk karena minuman keras.

“Miras ini dapat memicu terjadinya aksi kejahatan. Ini yang harus kita antisipasi. Bahkan beberapa kasus lain, minuman keras dapat menyebabkan kematian bagi yang mengonsumsinya,” ujar dia.

Ia mengatakan razia akan terus dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

“Apalagi tak lama lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Tentunya kamtibmas di Kota Palembang harus terus dijaga,” kata dia.

Peredaran minuman keras oplosan mendapat atensi khusus dari kepolisian karena belum lama ini telah merengut nyawa 31 orang di Jawa Barat. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.