YLKI: Hukum Berat Penjual Ikan Berformalin

0
20
Formalin
Ikan berformalin (ilustrasi)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara minta penjual ikan di Medan yang mencampur barang daganggannya dengan bahan mengandung formalin tidak hanya diperingati, namun juga diproses secara hukum.

“Penjual ikan tersebut, agar diberikan sanksi hukuman yang cukup berat sehingga dapat memberikan efek jera bagi mereka yang melanggar Undang-Undang Kesehatan itu,” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumut Abubakar Siddik, di Medan, Jumat (15/12).

Masih adanya pedagang ikan yang nakal menggunakan formalin, menurut dia, karena hukuman diberikan terlalu ringan, sehingga mereka tidak ada merasa takut sedikitpun dan tetap memakai bahan kimiawi yang berbahaya bagi kesehatan.

“Bahkan, penjual ikan formalin tersebut, ada yang hanya diberikan surat peringatan oleh institusi yang berwenang. Ini yang membuat pedagang itu, menganggap sepele hukum yanga berlaku, ujar Abubakar.

Ia mengatakan, seharusnya penjual ikan yang terbukti mencampur formalin, harus ditindak tegas dan tidak perlu diberikan peringatan.

Sebab, selama ini mereka itu, tidak juga jera menggunakan formalin, dan bahkan mereka menganggap hal yang biasa, serta tidak memperhatikan kesehatan masyarakat atau konsumen yang membeli ikan tersebut.

“Pemikiran yang salah seperti itu, tidak boleh dibiarkan dan penjual ikan tersebut, harus diberikan pelajaran dengan hukuman yang cukup berat,” ucapnya.

Abubakar menyebutkan, pedagang yang menggunakan formalin itu, agar ikan tersebut tetap kelihatan baru, segar, dan tidak mudah busuk, sehingga dapat menguntungkan mereka.

Namun penjual ikan tersebut, tidak menyadari bahwa formalin itu, bisa menimbulkan penyakit yang berbahaya bagi masyarakat, yakni penyakit ginjal dan juga merusak bagian organ tubuh.

Selain itu, formalin yang bercampur bahan kimiawi, juga bisa mengakibatkan kematian, dan hal ini harus dihindari oleh masyarakat.

“Jadi, pemberian hukuman berat kepada orang yang menggunakan formalin, dan diharapkan bisa menyadarkan pelaku, serta menjauhi bahan kimiawi yang sangat ditakuti oleh masyarakat,” kata Ketua YLKI Sumut.

Sebelumnya, Petugas Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan menemukan penjual ikan basah yang mengunakan bahan berbahaya formalin, di Pasar Ikan Jalan Cemara Medan, Selasa (12/11).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Medan Muslim mengatakan, temuan tersebut, saat petugas melakukan pengawasan dan turun ke lokasi pasar ikan tradisional itu.

Hasil pemeriksaan sample ikan di laboratorium, menurut dia, ikan hiu terindikasi mengandung formalin yang memiliki kadar cukup tinggi dan sangat berbahaya bagi kesehatan.

“Kemudian, sample ikan tersebut telah diserahkan ke Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan untuk pemeriksaan lanjutan,” ujar Muslim. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Sekolah Pranikah

Kasus Perceraian Tinggi di Surabaya, Pemkot Adakan Sekolah Pranikah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Tingginya kasus perceraian di Kota Surabaya, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) mengadakan pembekalan bagi muda-mudi warga Surabaya yang hendak melangsungkan pernikahan. Dengan mengambil...
Sudirman Said.

Sudirman Optimis Pangkas 13 Persen Kemiskinan Jateng

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Sudirman Said optimistis memangkas angka kemiskinan Jawa Tengah yang saat ini masih mencapai 13 persen menjadi 6 persen nantinya...

Tidak Lolos Peserta Pemilu 2019, PBB Akan Ajukan Gugatan ke Bawaslu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan pihaknya akan mengajukan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait tidak...
AHY

Demokrat Tunjuk Agus Harimurti Sebagai Kogasma

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Demokrat menunjuk Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk persiapan Pemilu 2019 serta memenangkan Pilkada Serentak 2018...

Rute Wisata Transjakarta Ditambah Selama Asian Games

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana menambah rute wisata bus Transjakarta selama penyelenggaraan Asian Games 2018. "Selama berlangsung Asian Games, kami akan menambah...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...