Wartawan Timika Demo di Kantor Polres Mimika

0
101
Stop Kekerasan terhadap Jurnalis
Ilustrasi - Stop Kekerasan terhadap Jurnalis

TIMIKA, SERUJI.CO.ID – Sekitar lima puluhan wartawan media cetak dan elektronik di Timika, Ibu Kota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, menggelar unjuk rasa damai ke kantor Pusat Pelayanan Polres Mimika, Senin (13/11).

Unjuk rasa itu dilakukan untuk menyikapi kasus penganiayaan terhadap Saldi Hermanto, wartawan okezone.com dan juga sebagai redaktur SKH Salam Papua, oleh sekelompok oknum anggota Polisi dari Polres Mimika pada Sabtu (11/11).

Pengunjuk rasa yang dikoordinir oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Timika itu, membawa sejumlah spanduk dan poster berisi tuntutan sikap kepada aparat penegak hukum untuk segera memproses para pelaku yang menganiaya korban.

Juru bicara wartawan pendemo, Husein Abdilah dalam orasinya mengatakan aksi sekelompok oknum anggota polisi tersebut merupakan tindakan premanisme yang tidak menunjukan citra polisi sebagai institusi pengayom dan abdi masyarakat.

Massa juga menuntut agar Kapolres Mimika AKBP Victor D Mackbon segera menggelar konferensi pers terkait tindakan yang dinilai tidak manusiawi yang dilakukan oleh oknum aparat.

Sementara itu, Ketua PFI Timika Ali Nur Ichsan mengatakan apa yang menimpa seorang wartawan saat ini tidak menutup kemungkinan dapat terjadi kepada wartawan lain jika kepolisian tidak dapat menuntaskan kasus tersebut secara terbuka dan transparan.

Wartawan senior Timika, Tanzil Ashari sempat menangis ketika berorasi sambil menyebutkan bahwa atribut kepolisian berasal dari masyarakat yang seharusnya digunakan untuk melindungi rakyat buka sebaliknya digunakan untuk menganiaya rakyat.

Pada kesempatan yang sama, para wartawan juga membacakan pernyataan sikap terkait aksi pengeroyokan Saldi Hermanto di hadapan Kapolres Mimika, dan langsung menyerahkan kepada Kapolres yang menerima para pendemo di halaman kantor Pelayanan Polres Mimika.

Pernyataan sikap wartawan Timika tersebut antara lain pertama, mengutuk keras tindakan pengeroyokan wartawan yang dilakukan oknum polisi tanpa mengindahkan aturan dan hukum yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU