Walkot Bekasi: Provokator Bentrokan Warga Luar Daerah

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meyakini provokator bentrokan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di wilayahnya pada Kamis (25/1) dilakukan warga luar daerah.

“Saya meyakini itu (provokator) bukan warga Kota Bekasi,” katanya di Bekasi, Senin (29/1).

Menurut dia, pemicu bentrokan yang melukai lebih dari 20 warga itu dilakukan oleh orang-orang yang tidak berkomitmen pada deklarasi keberagaman di wilayah itu.

“Pemkot Bekasi punya program komitmen keberagaman yang dikembangkan lewat sikap toleransi yang harus dikembangkan bersama. Kalau kemudian ada gesekan, itu bukan orang yang berkomitmen pada pembangunan Kota Bekasi,” katanya.

Rahmat mengaku sangat menyayangkan adanya insiden yang berlangsung di gerbang utara Plaza Pemkot Bekasi Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Selain melukai 20 warga dari kalangan ormas maupun Satpol PP, bentrokan fisik itu juga mengakibatkan kerusakan tiga unit mobil pribadi.

Insiden bentrokan itu melibatkan 300 massa dari Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dengan gabungan massa dari Pemuda Pancasila, Forum Betawi Rempug (FBR), Gibas, Bhagasasi, dan Satpol PP Pemkot Bekasi.

Kejadian itu dipicu aksi demonstrasi GMBI atas tudingan korupsi pada retribusi parkir 2017 senilai total Rp1,2 miliar di Badan Pendapatan daerah (Bapenda) Kota Bekasi.

“Saya selaku kepala daerah, sangat menyayangkan ada insiden itu. Plaza Pemkot Bekasi adalah rumah rakyat,” katanya.

Rahmat membantah pihaknya mengerahkan massa tandingan hingga bentrokan itu pecah.

“Kalau ada ormas lain, kantor Pemkot Bekasi ini kan milik rakyat. Masyarakat yang berkoitmen menjaga semangat keberagaman di Kota Bekasi, itu sah saja. Itu adalah bentuk kebersamaan. Kalau insiden itu orang dari luar Kota Bekasi,” katanya.

Rahmat meminta kepada instansi penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

“Saya minta Kapolres melakukan tindakan melalui proses hukum. Kita serahkan sama kepolisian,” katanya. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

TERPOPULER