Tukang Parkir Pengeroyok Anggota TNI di Jaktim Ditangkap Polisi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Seorang tukang parkir berinisial AP yang diduga terlibat dalam pengeroyokan anggota TNI di Jakarta Timur ditangkap di rumahnya oleh Tim Polsek Ciracas dan Polres Jakarta Timur.

“Tadi pagi, jam 08.30 WIB, Polres dan Polsek serta dibantu Polda Metro Jaya berhasil menangkap satu orang pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap anggota TNI di daerah Cibubur,” jata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (12/12).

Menurut Argo, AP diduga berperan memegang dan ikut memukul anggota TNI tersebut. Ia dibantu tiga pelaku pengeroyokan lain.

“Sesuai interogasi awal, pelaku berinisial AP ini perannya adalah memegang korban dan kemudian ikut melakukan pemukulan,” ujarnya.

Argo menduga insiden pengeroyokan itu terkait dengan kejadian perusakan Mapolsek Ciracas.

“Sekelompok massa yang datang ke Mapolsek Ciracas karena merasa tidak puas terhadap penanganan kasus pengeroyokan anggota TNI tersebut,” katanya.

Baca juga: Mapolsek Ciracas Dirusak dan Dibakar Sekelompok Massa

Kemudian Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widar dan Kapolres Jaktim Kombes Tony Surya sempat memberikan penjelasan kepada sekelompok massa yang datang tersebut. Namun massa tetap tidak puas dan merusak sejumlah barang yang ada di Mapolsek Ciracas.

“Namun, setelah itu massa merasa tidak puas, yang kemudian melakukan beberapa aksi. Ada yang merusak mobil, dan ada juga yang merusak kantor,” pungkasnya. (SU05)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.