TNI Amankan Ribuan Botol Miras Asal Malaysia

PUTUSSIBAU, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 2.304 botol minuman keras (Miras) asal Negara Malaysia yang masuk melalui jalur tidak resmi diamankan TNI daerah perbatasan Indonesia-Malaysia, Kecamatan Badau wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

“Ribuan botol miras itu diselundupkan melalui jalan tikus, menggunakan kendaraan roda empat yang dikendarai pelaku berinisial AK (39) yang merupakan warga Badau,” kata Komandan Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Akbar Nofrizal Yusananto, Kamis (12/4).

Dijelaskan Akbar, ribuan botol miras itu rencananya akan dibawa pelaku ke Desa Nanga Kantuk, Kecamatan Empanang.

Menurut dia, penangkapan pelaku penyelundupan miras itu ditangkap ketika anggota Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali yang sedang melaksanakan giat sweeping rutin di jalan Lintas Kalimantan Poros Utara yang menghubungkan berbagai desa dan kecamatan di Kapuas Hulu.

Sekitar pukul 11.30 WIB, melintas satu unit kendaraan roda empat jenis Kijang Innova berwarna hitam nomor polisi L 1748 YL yang diberhentikan oleh anggota Satgas.

Setelah itu kata Akbar, dilaksanakan pemeriksaan identitas pengendara bahkan ditemukan minuman keras beralkohol merk Benson (kadar 40%) sebanyak 1. 584 botol dan Merk King Way (kadar 5%) sebanyak 720 kaleng, dengan jumlah total miras yang diamankan sebanyak 2. 304 botol.

” Hasil pemeriksaan, tersangka mengaku hanya mengatarkan miras itu ke toko – toko di Desa Nanga Kantuk, sedangkan pemilik miras itu salah satu pengusaha di Badau, ” ungkap Akbar.

Usai penangkapan, barang bukti dan pelaku kemudian dibawa menuju kantor Polsek Nanga Badau untuk dilakukan pendalaman dan proses hukum lebih lanjut.

Dikatakan Akbar, penyelundupan minuman keras itu sangat meresahkan masyarakat, sehingga akan menjadi perhatian.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak TNI Pamtas akan terus melakukan koordinasi dengan Bea Cukai Imigrasi dan kepolisian.

“Satgas Pamtas Yonif 123 Rajawali akan terus melakukan penjagaan dan pemeriksaan di tempat – tempat rawan pelintasan miras dan barang – barang ilegal lain di daerah perbatasan,” tegas Akbar. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.